Sumber: Pinterest
Komuniasik.com ─ Pernakah kamu merasakan hidup kok gini-gini aja sih, memikirkan sesuatu hal yang sudah terjadi atau alami di masa lalu sampai berlarut-larut, dan bahkan cemas atau khawatir berlebihan karena memikirkan masa depan yang akan datang? Kalau iya, bisa jadi pertanda kamu sedang overthingking!
Apa itu Overthinking?
Overthingking merupakan istilah ngetrenn yang ditujukan kepada orang yang berpikir terlalu banyak tentang sesuatu. Singkatnya, kebanyakan mikir. Overthinking berasal dari pikiran-pikiran yang direkayasa oleh diri sendiri padahal faktanya belum tentu begitu.
Overthinking terkadang datang di siang hari atau sesaat sebelum tidur. Sebenarnya hal tersebut umum terjadi dan bisa dialami oleh siapa saja. Biasanya overthinking dipicu oleh adanya rasa gak percaya diri, bersalah, malu, marah, bingung atau cemas. Pada dasarnya mencemaskan beberapa hal di hidupmu bukanlah suatu hal yang buruk. Tetapi, jika kecemasan tersebut dirasakan secara berlebihan itu juga nggak baik.
Ketika seseorang mengalami overthinking tentu akan menghambat dalam menyelesaikan masalah. Alih-alih mencari solusi, seorang overthinker akan lebih memilih memikirkannya sendiri sampai akhirnya hal-hal yang mengganggu tidak bisa keluar dari pikirannya. Masalah yang awalnya dipikirkan secara sederhana menjadi sesuatu masalah yang besar bagi diri sendiri.
Akibatnya, seorang overthinker akan dihantui pikiran berlebihan sehingga membuat hidup tidak nyaman dan sulit berkembang. Bahayanya lagi jika kamu terus overthinking bisa berdampak pada aktivitas sehari-hari, sistem pencernaan, dan mempengaruhi otak sehingga mudah stress bahkan depresi, lho.
Bagaimana Cara Mengatasi Overthinking?
Nah, kalau kamu sudah memasuki Waktu Indonesia Bagian Overthingking dan bingung cara mengatasinya. Jangan khawatir, ini dia cara ampuh mengatasi overthingking-mu:
1. Sadari Ketika Mulai Overthinking
Langkah pertama, kamu perlu menyadari dan mengatakan kepada diri sendiri bahwa kamu memang sedang overthinking. Langkah ini penting, sehingga kita bisa lebih aware dengan keadaan diri kita. Perlu diingat bahwa memiliki kesadaran diri adalah kunci untuk mengubah pola pikirmu!
2. Mengapresiasi Diri Sendiri
Dengan mengapresiasi diri, kamu akan mulai untuk mencintai diri sendiri dan mulai terbentuk akan pikiran-pikiran positif. Jadi kamu dapat meminimalisir pikiran negatif yang muncul terhadap sesuatu yang sebenernya sederhana.
3. Cobalah Untuk Mengalihkan Perhatianmu
Ketika kamu sedang dilanda pikiran kejadian masa lalu yang menggangu suasana hatimu, cobalah alihkan perhatianmu pada apa yang terjadi saat ini atau masa sekarang. Fokuskan kembali pikiran ke hal-hal positif dan atur pernapasanmu. Lalu, cobalah dialihkan dengan melakukan aktivitas yang kamu sukai. Kamu bisa melakukan meditasi dan membuat jurnal dengan menuangkan pikiranmu ke dalam sebuah tulisan.
4. Lakukan Hal yang Dapat Kamu Kontrol
Fokuslah pada hal yang bisa kamu kendalikan, karena tidak ada guna nya fokus pada hal yang tidak bisa kita kendalikan. Tanyakan pada dirimu sendiri, “Apa yang bisa saya kontrol sekarang?”
5. Hadapi Ketakutanmu
Mungkin beberapa hal akan selalu berada di luar kendali kita. Mempelajari cara menerima dan menghadapi ketakutan bisa sangat membantumu dalam membatasi pemikiran yang berlebihan. Ada salah satu pepatah mengatakan bahwa tidak semua yang kita takutkan akan terjadi, seperti halnya tidak semua yang kita harapkan akan terwujud.
Apabila cara-cara di atas sudah diterapkan namun tak kunjung menemukan jalan keluar, kamu dapat berkonsultasi ke tenaga professional baik psikolog ataupun psikiater di daerahmu, ya!
Penulis: Via Nur Amalia

Leave a Reply