Siapa sih yang tidak suka mendengarkan musik? Pasti diantara kalian ada yang merasa kurang ketika sedang mengerjakan tugas, sedang olahraga atau bekerja tanpa mendengarkan musik. Di zaman sekarang menjadi serba mudah dalam mengakses apapun, salah satunya mengakses musik yang diminati lewat gawai, contoh lewat aplikasi spotify kita dapat streaming ribuan musik dengan genre yang berbeda. Seperti dilansir dari CNN Indonesia, Managing Director Spotify untuk Asia, Sunita Kaur mengungkapkan dibandingkan negara lain di dunia, pendengar di Indonesia termasuk yang paling aktif mendengarkan musik dan rata-rata orang Indonesia dalam mendengarkan musik sekitar 3 jam perhari.
Beberapa orang mempunyai preferensi atau genre musik yang berbeda-beda, ada yang suka musik rock, dangdut, pop atau jazz. Seperti yang kita tahu, alunan musik dapat membuat suasana hati seseorang menjadi gembira, ekspresif bahkan bisa merasa sendu jika mendengar musik galau. Apakah kalian menjadikan musik sebagai kawan setia?
Beberapa penelitian menjelaskan jika beberapa orang menggunakan musik sebagai sarana untuk menciptakan suasana hati tertentu atau mengubah level emosional mereka. Tergantung jenis musiknya, jika musik yang beralunan keras seperti rock/metal, maka akan membuat seseorang menjadi bersemangat. Dilain sisi jika musik yang didengar beralunan pelan seperti musik klasik, maka akan membuat suasana hati seseorang menjadi tenang, damai bahkan sedih. Dikarenakan setiap lagu punya daya magisnya tersendiri, disetiap petikan gitar, dentingan piano, gebukan drum, untaian lirik akan menjadi suatu harmoni yang indah jika dimainkan dengan benar.
Mungkin dari kalian ada yang pernah patah hati, merasa gundah gulana atau butuh semacam pemacu adrenalin—lalu refleks pasang headset, buka spotify kemudian memutar lagu yang sesuai mood. Pada kasus tersebut peran alunan musik dapat mengubah mood seseorang menjadi lebih tenang. Sebutlah beberapa lagu dari musisi yang digemari remaja yang sedang kasmaran, misalnya Tiara Andini, Geisha, atau Vierra yang lagu-lagunya bertemakan cinta, atau remaja yang sedang berolahraga di Gym yang playlist musiknya metal/rock untuk menambah andrenalin dan semangat seperti band Metallica, Superman is Dead, Gun N Roses dll. Yang menjadi sebab berubahnya mood seseorang ialah karena musik itu sendiri merangsang otak yang kemudian secara biologis merangsang saraf-saraf di otak. Seperti yang dikutip dari situs pijar psikologi, bagian amigdala dan korteks yang merupakan bagian dari otak saling bekerja sama dalam memproses emosi seseorang. Oleh karena itu suasana mood seseorang bisa berubah dikarenakan musik itu sendiri.
Seperti yang sudah dipaparkan diatas, dapat disimpulkan bahwa musik mempunyai pengaruh dalam aspek psikologis bagi manusia. Salah satunya mengubah mood seseorang menjadi semangat atau bahkan sebaliknya—menjadi sedih. Musik bisa kita jadikan sebagai teman dikala sedang mengerjakan tugas atau mengerjakan hal lain sebagai suntikan semangat. Tetapi perlu juga dibatasi terutama bagi kalian yang sering mendengarkan musik menggunakan headset karena dapat mengganggu kesehatan telinga.
Penulis: Fadlil Chairillah

Leave a Reply