Mengenal Lebih Dekat dengan Apa Itu Komunikasi Tertulis?

Setelah mendengar kata “Komunikasi Tertulis” pasti kamu akan langsung berfikir, bahwa berkomunikasi tidak hanya menggunakan verbal dan Bahasa tubuh, tapi bisa juga  menggunakan media tulisan. Kata-kata tertulis lebih bertenaga, dibanding dengan kata-kata yang terucap dari suara mulut kita. Sehingga dalam komunikasi tertulis memiliki efek yang permanen dalam berkomunikasi, bisa dilihat secara berulang-ulang tanpa batasan waktu dan tempat.

Ada satu aturan sederhana yang menjadi dasar dalam komunikasi tertulis yaitu: “Anda harus menulis bukan dengan harapan agar Anda bisa dipahami, namun menulislah dengan cara tertentu agar Anda tidak disalahpahami. Sekarang saya bertanya kepada anda, berapa ratus kata yang anda ketik ketika bermain sosial media, seperti mengirim pesan WhatsApp pada orang, membuat caption di postingan Instagram, dan suka memberikan komentar pada postingan orang lain, tanpa disadari kita telah berkomunikasi menggunakan media tulisan disetiap harinya, bahkan berjam-jam pun kebanyakan orang akan sanggup untuk melakukukannya. Sebenarnya kalu ditelisik secara lebih dalam, banyak manfaat yang didapat dengan komunikasi tertulis ini, contoh kita bisa membuka jasa copywriting yang saat ini telah menjadi ketrampilan penting, bahkan banyak perusahaan Startup yang mencari tenaga ahli Copywriting tersebut. Berikut saya akan menjelaskan beberapa prinsip-prinsip komunikasi tertulis, mari kita mulai dengan prinsip komunikasi bisnis.

Yang pertama ialah, “Jaga Agar Tetap Pendek”, waktu sangatlah diutamakan di tempat kerja. Karena itu, kalau anda ingin mengirim surat anda dibaca dan memiliki pengaruh, usahakan pesan yang anda tulis tetap pendek. Pada umumnya orang yang membuka surat di tempat kerja pertama kali akan membuka surat amplopnya yang paling simpel dan berbobot, sehingga mereka akan penasaran siapakah pengirim dan penulisnya.

Yang kedua “Bisa Menarik Perhatian Banyak Orang”, agar surat mempunyai pengaruh guna merangsang perhatian penerimannya dan membaca surat tersebut, yang harus ditonjolkan ialah kalimat pertama. Kalimat pertama sebuah surat mestilah bicara secara langsung kepada pembicarannya dan membuat orang bisa tertarik pada tulisannya.

Selanjutnya ketiga ialah “Hindari Menulis Negatif”, salah satu hukum emas dalam berkomunikasi ialah: jangan pernah merangkai suatu kata dengan hal negative dan menimbulkan opini publik yang menyesatkan.

Berikut yang keempat “Membaca Ulang Sebelum Mengirimknannya”, sebelum mengirim pesan tertulis, bacalah ulang dan tanyakan pada diri sendiri seperti apa reaksi Anda, jika diri Anda sendiri si pembaca surat itu.

Dan yang terakhir sekaligus penutup “Berpikir dan Bersikap Positif”, jika anda selalu berpikir positif maka hasil yang anda tulis akan di sukai banyak Orang, dan bisa membawa pengaruh positif bagi yang membacanya”

Kartu Saku

~Buatlah pendahuluan yang akan menimbulkan pengaruh kuat

~Katakan apa dan bagaimana

~Jangan menulis tanpa data yang akurat

~Bacalah ulang sebelum dikirimkan

~Cantumkan kata-kata penggunggah—Anda..Anda..milik Anda.. ~Kirimkan nota ucapan selamat kepada seseorang hari ini juga.

Penulis : Nuril Huda ( Komuniasik Campus Ambassador Batch 1.0)

Editor : Isyraqi Khairy Siregar ( Tim Komuniasik


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *