Solear – Kuliah Kerja Nyata atau kita biasa menyebutnya KKN, kerap kali diartikan sebagai bentuk kegiatan pengabdian oleh mahasiswa kepada masyarakat di daerah tertentu. Bagi saya, KKN merupakan salah tugas dari kampus untuk mahasiswa agar mampu beradabtasi, bersosialisasi, dan mengayomi masyarakat secara langsung, melakukan praktik nyata sesuai dengan teori yang telah dipelajari selama perkuliahan. Selain itu, KKN juga bertujuan sebagai bekal mahasiswa di masa yang akan datang. KKN yang merupakan program wajib kampus untuk seluruh mahasiswa semester enam ini tentu menjadi pengalaman baru bagi beberapa mahasiswa, karena mahasiswa dituntut menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat setempat.
Proses pelaksanaan KKN tentu membutuhkan waktu yang cukup panjang, dimana mahasiswa diharuskan untuk survive di daerah tertentu dengan orang-orang baru. Tahun ini KKN dilaksanakan secara offline setelah beberapa tahun sebelumnya dilaksanakan secara online karena dianggap sebagai solusi di tengah pandemi Covid-19, sesuai dengan arahan dari pemerintah sehingga mulai tahun ini KKN tidak lagi dilaksanakan secara online.
Penempatan dan pembentukan kelompok KKN ditentukan oleh pihak kampus, sehingga mahasiswa hanya menerima informasi terkait tempat pengabdian dan teman-teman kelompoknya. Saya mendapatkan tempat KKN di Desa Solear, Kecamatan Solear, dengan kelompok 120 yang di dalamnya beranggotakan dari beberapa mahasiswa yang berbeda fakultas, di mana sebelumnya saya dan teman-teman kelompok belum pernah bertemu dan masih asing. Pertemuan demi pertemuan dilakukan guna terjalinnya komunikasi yang baik dan tentu agar saling mengenal satu dengan yang lainnya. Sehingga dapat mempermudah terlaksananya seluruh program kerja dalam kegiatan KKN ini.
Berbagai program kerja, mulai dari program harian, mingguan, bahkan program utama yang diinisiasi oleh kelompok KKN kami, di antaranya: mengajar di SD, mengajar ngaji, kelas bahasa, pelatihan-pelatihan, santunan, perayaan hari kemerdekaan, penamaan pohon, pemasangan papan sejarah, dan berbagai program bermanfaat lainnya untuk desa Solear. Seiiring berjalanannya waktu dan berbagai persiapan matang kelompok kami, sampailah di tanggal 23 Juli 2022, di mana beberapa dari kami berangkat dan singgah di sana. Kami tinggal bersama dengan Ibu Jaro atau ketua RW 04, desa Solear. Selama di tempat baru ini, banyak hal yang di rasa. Rindu, sedih, khawatir, bahagia, cinta, canda, egois namun tetap diredam, kebersamaan, terbangun dengan apik oleh tiap kita.
Setelah persiapan matang dari kami, seperti menentukan struktur kelompok, bimbingan bersama DPL, penyusunan dan fiksasi program kerja, survey tempat, serta pencarian dana. Tiba akhirnya KKN dimulai. 25 Juli 2022, seluruh anggota kelompok berkumpul dan di tanggal 26 Juli 2022, kami melakukan pembukaan di desa Solear bersama perangkat desa, tokoh masyarakat serta masyarakat sekitar.
Pada kegiatan KKN ini saya mengajukan program kerja yang Bernama kelas bahasa, dimana pada program kerja ini saya mengajar bahasa Arab untuk anak-anak yang ada di desa solear guna anak-anak di sana mampu memahami bahasa Arab. Selain itu di sana juga saya mendapatkan berbagai macam pengalaman serta dinamika yang ada dalam kehidupan masyarakat Solear.
Tepat pada tanggal 24 Agustus 2022 acara terakhir dari runtutan kegiatan KKN yaitu penutupan, di mana pada penutupan ini saya sangat sedih karena akan berpisah dengan masyarakat desa Solear yang telah menerima dan membantu kami dalam pelaksanaan KKN ini. Ucapan terima kasih saya ucapkan kepada seluruh elememen masyarakat desa Solear yang yang telah membantu terlaksananya seluruh program kerja yang kami selenggarakan.
Penulis: Affan Ghuffron Editor : Shonia Shifwah Aqiilah

Leave a Reply