Sebuah Film Indonesia yang di bintangi oleh Indah Permatasari dan Kevin Julio, akad, yang mana film ini diangkat dari sebuah karya musik yang bernama “akad” yang di ciptakan oleh mantan personil band Payung Teduh yaitu Istiqomah. Lagu yang di rilis pada tahun 2017 pernah menjadi tranding pada masanya. Melalui kanal yotube Payung Teduh Official terhitung hingga saat ini lagu “Akad” sudah menempuh 138 juta viewers.
Kisah Film ini mengarah pada pertemuan sepasang lelaki dan perempuan sehingga akhirnya mereka menikah dan menjalani hidup bersama. Disutradarai oleh Reka Wijaya, dan di bintangi oleh Kevin Julio, Indah Permatasari, Nino Fernandez dan Mathias Muchus dan tayang di layar lebar 3 Februari 2022. Film berdurasi 90 menit tersebut di produksi oleh IFI Sinema yang bergenre drama komedi. Film akad ini juga merupakan salah satu dari 22 penerima bantuan pemerintah Kemenparekraf ( Kementrian Pariwisata dan Ekonom Kreatif ) Republik Indonesia. Sekaligus Film ini memperlihatkan keindahan Mnadalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ada beberapa hal yang menjadi alasan untuk menonton film akad, berikut alasannya :
1. Terjemahan dari lirik lagu Payung Teduh yaitu “Akad“.
Reka Wijaya, orang yang menjadi sutradara pada film ini, ia terinsipirasi dari lagu dari band Payung Teduh yang berjudul “Akad. Ia mengatakan bahwasanya film Akad ini merupakan terjemahan dari lirik lagu “Akad” dengan cerita yang sederhana dan mudah untuk dipahami. Setiap bait yang tedapat pada lirik lagu tersebut begitu menggambarkan berbagai emosi seperti kasih sayang, harapan, penolakan, prasangka, benci, marah hinggga jatuh cinta yang menyelaraskan jalan cerita film.
2. Menampilkan keindahan alam Mandalika, Lombok
Film ini memakai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) The Mandalika di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) Sebagai latar tempat proses pembuatan film. Penonton dimanjakan dengan pemandangan alam yang menakajubkan seperti birunya air laut dengan batu karang yang menjulang tinggi, hamparan pegunungan hijau, dan pasir putih yang masih alami. Film Akad ini merupakan kolaborasi anatara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai pengembang DPSP Malika dengan IFI Sinema dan juga merupakan terobosan baru dari kolaborasi antara sektor film dan pariwisata untuk menarik wisatawan lokal berwisata di Mandalika.
3. Para jomblo dan pasangan yang ingin menikah wajib ditonton Film Akad ini menceritakan pertemuan antara cinta sejoli dan bagaimana mereka menjalankan kehidupan di tengah berbagai konflik dan permasalahan. Dengan kisah yang familiar ini, banyak penonton yang akan merasakan terhubung dengan kehidupan para pemeran yang ada dalam film tersebut, terutama mereka yang masih jomblo atau yang ingin menikah.
Itulah ketiga alasan mengapa kalian wajib untuk menyaksikan Film Akad, semoga film ini bisa menginspirasi para jomblo dan pasangan yang ingin menikah.
Penulis : Allendro Ghauti Najwan Editor : Ramadhani Ari Nugroho

Leave a Reply