Karakter yang Kamu Miliki Menunjukkan Jati Dirimu, Be Kind!

Membangun karakter merupakan sebuah keharusan di era globalisasi agar kita tidak mudah terpengaruh oleh sikap dan perilaku yang kurang baik. Pendidikan karakter berkaitan erat dengan pengembangan nilai, moral, dan kebiasaan yang baik.

Tidak sedikit generasi muda masa kini yang telah terpengaruh oleh arus globalisasi dan arus informasi yang kurang baik. Akibatnya yaitu, banyak generasi muda yang melakukan perbuatan menyimpang dari norma-norma susila dan norma-norma agama. Oleh karena itu, pendidikan karakter sangat tepat untuk diberikan sebagai bekal pengetahuan dan kemampuan agar seseorang mampu mengambil keputusan yang tepat atas persoalan hidup yang dihadapi.

Proses pengambilan keputusan tentu melalui pertimbangan mengenai baik buruknya sikap dan perilaku yang akan dilakukan. Untuk beperilaku baik, seseorang membutuhkan pendidikan, pembiasaan, dan suri teladan. Karena pada dasarnya sikap dan perilaku seseorang cenderung meniru perilaku orang lain yang dianggapnya baik. Salah satu tempat yang tepat untuk melakukan proses pendidikan adalah sekolah, karena sekolah merupakan wadah untuk bersosialisasi dan mencari jati diri.


Pembelajaran yang dilakukan di sekolah dalam rangka pembentukan karakter sangat efektif jika diintegrasikan bersama pendidikan karakter. Salah satu pendidikan karakter yang sangat penting yaitu nilai religius. Nilai religius tercermin dalam sikap dan perilaku ketaatan seseorang dalam menjalankan ajaran
agama yang dianutnya, seperti bersikap toleran, mencintai alam, dan menjalin kerukunan hidup antarsesama. Selain itu, nilai lainnya yang perlu dimiliki adalah nilai integritas, nasionalis, mencintai budaya dan tradisi lokal, pola pikir yang bijak, sikap gotong royong, mandiri, kerja sama yang baik, empati, dan solidaritas.

Selain melalui pendidikan, pembentukan karakter juga dapat dibangun melalui cara-cara berikut:

  1. Bergaul dengan lingkungan yang baik. Lingkungan yang baik akan membentuk karakter yang baik. Temukanlah lingkungan dan teman-teman terbaikmu.
  2. Memiliki tekad yang kuat untuk menjadi pribadi yang baik
  3. Memperluas pendidikan dan wawasan. Pendidikan yang baik dan wawasan yang luas akan menjadikan seseorang memiliki karakter yang matang dan bijak.
  4. Motivasi hidup. Motivasi menjadikan kita memiliki semangat atau optimis, sehingga kita memiliki benteng yang kuat untuk mempertahankan kehidupan.
  5. Melakukan kebiasaan baik secara konsisten.
  6. Mengenali diri sendiri secara mendalam.
  7. Jangan pernah malu untuk melakukan kebaikan .
  8. Rajin membantu orang lain. Berbuat baiklah sebanyak mungkin agar hidup menjadi indah. Berbuat baik dan membantu orang lain akan membuat hati menjadi lunak sehingga akan membangun karakter yang terpuji.
  9. Belajar untuk menghargai perbedaan. Setiap orang berbeda kepala, oleh karena itu hargailah perbedaan yang terjadi antar diri masing-masing. Jadilah orang yang tidak mudah menyalahkan, tidak menuduh, dan tidak menghujat orang lain. Perbedaan ada untuk saling melengkapi bukan untuk memecah belah persatuan.

Penulis: Dede Fikrullah (Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta)

Editor: Hilya Maylaffayza (Komuniasik Campus Ambassador Batch 2)


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *