Photo by @waletputibanten
Olahraga bela diri tentunya memiliki penggemarnya tersendiri, baik didalam maupun luar negeri. Banyak dari pecinta olahraga tidak ragu untuk memilih olahraga jenis bela diri, selain mengolah kemampuan diri olahraga ini pun dapat meraih prestasi.
Seni bela diri ialah salah satu kesenian yang muncul sebagai metode bagi seseorang untuk mempertahankan diri dalam menghadapi perlawanan yang mengandalkan kekuatan tubuh atau fisik juga keterampilan dalam menangkap dan mengolah suatu gerakan bela diri itu sendiri.
Selain membutuhkan kekuatan dari anggota tubuh, bela diri ini juga melatih dalam keseragaman gerakan tubuh dan fikiran. Maka dari itu tidak jarang beberapa bela diri sering melatih konsentrasi dan mental untuk menyelaraskan fikiran dan tubuh.
Nah disini ada 5 rekomendasi olahraga bela diri yang dapat kamu minati, beberapa diantaranya:
- Pencak Silat
Pencak silat ialah olahraga seni bela diri yang berasal asli dari Indonesia. Meskipun negara asalnya dari Indonesia seni bela diri ini sudah meluas hingga Asia Tenggara dan sudah terdaftar dalam UNESCO juga sudah masuk dalam cabang yang dipertandingkan di SEAGAMES. Seni bela diri ini merupakan seni bela diri yang memiliki pengikut paling banyak di Indonesia dan digemari bahkan menjadi favorit di dunia Internasional hingga mencapai 60 negara di Dunia.
Dikategorikan sebagai seni bela diri, pencak silat tidak hanya sekedar bela diri melainkan memiliki nilai-nilai kaidah seni dalam setiap geraknya juga mengedepankan aspek mental spiritual dalam setiap pengembangannya. Olahraga ini memiliki teknik-teknik dasar tersendiri seperti kuda-kuda disetiap geraknya, seni hingga bertarung. Silat ini memiliki beragam perguruan sama seperti bhineka tunggal ika dan ini juga menjadi erat dengan budaya indonesia.
Banyak manfaat yang bisa diambil dari cabang bela diri ini, yaitu melatih konsentrasi, kedisiplinan dan kontrol. Juga lain dari hal itu seluruh tubuh juga ikut bergerak dalam bela diri ini, jadi memungkinkan kita untuk mengolah peredaran darah yang didalam organ tubuh.
Beladiri silat tidak hanya tentang adu kuat dan hebat, beladiri silat itu diperuntukan agar kita lebih tahu diri dan percaya diri.
2. Taekwondo
Cabang olahraga ini berasal dari korea selatan, jenis bela diri ini sepenuhnya menggunakan kaki dan tangan sebagai senjata utama untuk menjadi perlawanan. Teknik dasar yang digunakan membutuhkan keseimbangan, stamina, kekuatan dan kelenturan tubuh.
Maka dari itu olahraga yang satu ini meningkatkan kekuatan otot dan menjadi lebih enerjik juga melatih tubuh agar tetap fleksibel.
3. Muay thai
Seni bela diri asal Thailand ini memiliki teknik dasar yang disebut dengan seni delapan tungkai yang menggunakan 8 titik pada bagian tubuh untuk menjadi pusat serangan. Jenis bela diri ini terkenal dengan ciri khas tradisionalnya yang diiringi dengan music sarama.
4. Tinju
Tinju ialah olahraga seni beladiri yang membutuhkan dua orang sebagai lawan bertanding menggunakan serangkain alat tinju mereka di pertandingan berinteral berwaktukam sati hingga tiga menit atau yang biasa disebut dengan ronde. Mereka berusaha untuk menghindari pukulan lawan agar lawan tidak memiliki banyak nilai.
Nilai besar akan didapatkan jika pukulan yang mendarat dapat sampi ke kepala dan dada, namun jika pukulan tepat sasaran dari bagian depan pinggang keatas hingga wajah dan otak juga menjadi nilai tambahan yang sah. Bagaimana tertarikkah dengan olahraga tinju ini?
5. Karate
Karate ialah seni bela diri yang berasal dari Jepang yang juga sedikit dipengaruhi oleh seni bela diri Cina. Menurut studi terbitan sports medicine (2012) bahwa jarak Gerakan pinggang dari lutut pada atlet karate lebih lebar daripada orang biasa. Bela diri ini mengandalkan kelenturan tubuh terutama Ketika menendang tinggi dengan cepat.
Demikian ringkasan singkat tentang 5 bela diri ter-rekomendasi yang paling banyak diminati khususnya di Indonesia, semoga artikel ini dapat menginspirasi anda untuk memiih olahraga yang anda minatkan ntuk tubuh anda dirumah. Gunakan kemampuan bela diri yang sudah dipelajari untuk disalurkan pada tempatnya dan tidak disalahgunakan untuk hal-hal diluar keinginan.
Penulis: Fitria Nuraini
Editor : Via Nur Amalia

Leave a Reply