
Tangerang Selatan – The Shawshank Redemption merupakan film yang diangkat dari novel karya Stephen King tahun 1982 yang berjudul Rita Hayworth dan Shawshank Redemption. Dirilis pada tahun 1994, film yang berdurasi 142 menit ini banyak sekali menyajikan kisah inspiratif sehingga membuat film ini berada di daftar film terbaik sepanjang massa dan menjadi salah satu film berperingkat tertinggi di laman situs Internet Movie Database (IMDB) dengan nilai 9.3/10 dari 2.381.813 suara dan 91% di Rotten Tomatoes. The Shawshank Redemption, mendapatkan penghasilan 58,3 juta dollar di seluruh dunia dari anggaran produksi yang mencapai 25 juta dollar.
Film yang disutradarai oleh Frank Darabont, memiliki kisah tentang kehidupan di penjara. Kisah di balik jeruji penjara yang berpusat pada Andrew “Andy” Dufresne (Tim Robbins) yang dipenjara karena dituduh melakukan pembunuhan terhadap istri dan selingkuhan istrinya. Kemudian Andy kemudian dijatuhi hukuman dua kali seumur hidup dan dijebloskan ke penjara negara bagian Maine, bernama Shawshank. Disanalah Andy memulai persahabatan dengan narapadina yaitu Ellis Boyd Redding yang biasa dipanggil Red (Morgan Freeman). Redd seorang narapidana yang sudah berada lama di Shawshank, ia seorang yang bisa membawa masuk barang barang yang diinginkan para napi.
Andy mulai beradaptasi dengan kehidupan dipenjara yang sangat kelam, karena penjara ini dikhususkan untuk penjahat level 1 seperti pemerkosa, pembunuh, narkoba, psikopat dll. Kehidupannya dipenjara diawali dengan sesuatu yang buruk contohnya dibully oleh narapidana lainnya, yang lama kelamaan suasana dipenjara berubah menjadi hangat dan dramatis.
Tim Robbins melakukan pekerjaan yang baik dalam menggambarkan transformasi Andy dari karakter kaku, dingin, dan canggung yang beradaptasi dengan lingkungan barunya dan menjadi orang yang hangat, baik, dan penuh kasih.
Kisah yang diceritakan oleh Red Redding, yang berbicara atas nama semua tahanan tentang kehidupan mereka. Tentu saja, cerita Red juga berfokus pada cerita Andy. Andy membantu orang lain selama di penjara untuk mengubah dirinya dan menjadi lebih baik. Film ini penuh dengan aura yang “mengerikan,” yang datang dari konsekuensi kehidupan ironis dari sistem penjara yang korup, dan tanpa moral. Penjara Shawshank State Penitentiary tidak terlalu peduli pada keamanan semua orang, termasuk para narapidana yang ada di dalamnya.
Dengan latar kehidupan dipenjara yang sangat kejam, ‘The Shawshank Redemption’ berhasil membungkus kisah ini dengan sangat baik, penuh dengan kesan dan pesan. Juga berhasil tampil dengan memberikan pesan-pesan utamanya yaitu mengenai harapan, sifat pantang menyerah, keselamatan dan penebusan. Buat kamu yang ingin tau selengkapnya mengenai kehidupan Andy dipenjara dan bagaimana kisah Andy berakhir?, tontonlah filmnya, kini ‘The Shawshank Redemption’ sudah bisa ditonton di Netflix.
Penulis: Muhammad Fadl Fadlullah Evans Editor : Shonia Shifwah Aqiilah

Leave a Reply