Keris merupakan warisan leluhur Indonesia yang mana memiliki banyak filosofi
dan makna simbolik, mulai dari nama, bentuk, dan penggunaannya. Sebagian besar
orang menganggap keris ialah senjata yang mempunyai nilai magis didalamnya.
Terlepas dari kemagisan keris, salah satu warisan budaya takbenda ini merupakan
senjata tikam yang berbentuk asimetris bermata dua yang berasal dari Jawa.
Kemudian keris hampir menyebar ke seluruh bagian Nusantara bahkan hingga ke
kawasan Asia Tenggara seperti Malaysia, Brunei, Filipina Selatan, Singapura dan
Thailand Selatan.
Oleh karena penyebaran yang sangat luas, ada beberapa negara yang
mengakui keaslian Keris. Salah satunya yaitu Malaysia yang meng-klaim bahwa Keris
merupakan milik negaranya. Namun hal tersebut masih diperdebatkan dan pada
akhirnya Indonesia merupakan negara asal keris berada. Yang mana hal tersebut
ditetapkan oleh UNESCO dalam sidang di Paris pada tanggal 25 November 2005.
Namun keaslian itu bisa dihapus sewaktu-waktu oleh UNESCO ketika dalam
upaya pelestarian keris itu sendiri hilang. Oleh karena itu pengupayaan Keris harus
senantiasa dilaksanakan, salah satunya yakni yang dilakukan oleh Forum Pelestari
Pencak Silat Keris Indonesia atau yang disingkat FPPSKI. FPPSKI ialah sebuah
organisasi yang mengupayakan pelestarian keris melalui bidang Pencak Silat. Berdiri
di tanggak 18 Agustus 2019, FPPSKI telah berkiprah dalam upaya pelestarian dengan
melibatkan peran pemuda-pemuda melalui beberapa acara seperti Flashmoob,
Seminar, bahkan lomba peragaan Pencak Silat Keris.
Tujuan pengupayaan kelestarian keris yang melibatkan peran pemuda ini yakni
agar para penerus bangsa dapat memahami lebih mendalam maknawi dari sebilah
keris yang mana keris di era sekarang ini serta agar nilai-nilai luhur yang ada pada
keris tidak punah dan tidak disalahpahami oleh para generasi penerus dimasa
sekarang dan yang akan datang.
Yang kita ketahui bersama bahwa keris dizaman sekarang banyak disalah
artikan keberadaannya. Sebagian besar orang mensalahartikan keris sebagai alat
untuk melakukan kegiatan sprIritual, keris sebagai benda kesyirikan, keris
mengandung sisi negatif dan masih banyak sebagainya. Dan juga pula pada akhirakhir ini keris disalahgunakan hanya sebagai benda jual beli saja. Banyak sekali
anggapan-anggapan negatif terhadap keris ini. Padahal disisi lain banyak positif yang
dapat kita pelajari dari benda keris ini. Contohnya tentang filosofi dari sebilah keris
yang bernama Keris Megamendung, yang bilamana kita tarik filosofinya bahwa nama
Megamendung berati mengisyaratkan sebagai langit, yang mana keri tersebut
memiliki arti dan mengingatkan manusia bahwa diatas langit masih ada langit, dengan
artian jadi manusia haruslah rendah hati atas segala pencapaian didunia ini.
Dengan adanya Forum Pelestari Pencak Silat Keris ini, semoga kita sebagai
pemegang sah dari salah satu warisan leluhur kita yakni keris, harus adanya gerakan
dalam pengupayaan pelestarian keris, mulai dari memberikan pemahaman terhadap
masyarakat luas dan khususnya pada para generasi muda agar keris ini tidak musnah
begitu saja ditelan zaman.
Penulis: Bagas Roban

Leave a Reply