Menyebarkan Kebaikan di Media Sosial

Keberadaan media sosial (medsos) menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Hal ini tentu mengherankan, karena medsos merupakan sarana yang paling efektif untuk menjalin hubungan yang baik dan hangat bersama orang-orang di berbagai daerah bahkan di belahan dunia ini.

        Melalui medsos, kita dapat menjalin tali silaturahmi dengan keluarga atau saudara- saudara yang berada di tempat yang sangat jauh. Melalui medsos, kita bisa dipertemukan kembali dengan sahabat atau teman lama setelah sekian lama terpisah tanpa kabar atau lost contact. Melalui medsos, kita juga dapat mengembangkan jaringan usaha atau bisnis kita hingga ke luar atau berbagai pelosok daerah.

        Dari cukup banyak hal positif yang sangat beragam tersebut, yang paling menarik bagi saya adalah menjadikan medsos sebagai sarana menebar kebaikan. Kebaikan di sini bisa berupa rangkaian kata-kata yang dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi orang lain. Atau dengan kata lain, kita berusaha menggerakkan kesadaran sesama agar selalu berbuat kebaikan lewat kata-kata yang rutin kita unggah di medsos setiap hari.

         Namun, ketika kondisi hati kita sedang kurang baik, kemungkinan besar kita akan begitu mudah mengeluarkan kata-kata serapah, umpatan, bahkan cacian yang dapat membuat orang lain ikut terpengaruh. Bahkan kemungkinan besar kata-kata tersebut memancing amarah orang lain. Karena saya yakin, dan gambar itu seperti penyakit menular.

        Coba sekarang kita renungi bersama, seumpama kita dapat menularkan energi positif pada orang lain lewat kata-kata yang kita tulis di medsos, tentu kita akan merasakan kebahagiaan. Dalam Islam, yang kita simpan sedekah. Dari sini saya dan menganalogikan, bahwa menuliskan kata-kata yang bermanfaat untuk memahami Allah juga bermanfaat untuk amal dan bisa bermanfaat bagi orang yang tidak diharapkan.

           Salah satu cara paling mudah dan efektif untuk menebar kebaikan adalah melalui kata-kata (melalui media sosial misalnya) yang memotivasi atau mendorong orang lain untuk berbuat baik. Selain itu, dengan sering mengucapkan dan menuliskan kata-kata yang baik, maka hal-hal tersebut dapat menjadi semacam lecutan atau semangat bagi kita untuk selalu berusaha dan berusaha mengerahkan tenaga

Penulis: Fitria Sukmawati_UIN Syarif Hidayatullah Jakarta


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *