
Membahas mengenai cinta memang selalu menyenangkan, karena tidak ada standar tertentu dalam sebuah percintaan, semuanya berjalan seperti air yang mengalir mengikuti arus. Cinta sendiri dapat diartikan sebagai takdir, ada juga yang mengatakan bahwa cinta itu buta, cinta merupakan emosi yang meluap-luap, atau cinta hanya sekedar menyukai dan mengagumi. Sering kali kita mendengar bahwa cinta berasal dari mata dan turun ke hati. Namun sebenarnya, cinta berasal dari sebuah hormon bernama oksitosin. Mengapa demikian?
Hormon yang bernama oksitosin atau biasa disebut dengan hormon cinta ini dihasilkan di bagian hipotalamus pada otak dan dikeluarkan melalui kelenjar pituitari. Hormon inilah yang berperan menimbulkan rasa empati dan rasa percaya terhadap satu sama lain, dan kemudian memunculkan rasa cinta. Kadar oksitosin ini akan meningkat jika terjadi sebuah kontak fisik dengan orang yang dicintai.
Dalam dunia komunikasi, kita pasti mengenal istilah komunikasi verbal dan komunikasi non-verbal. Komunikasi verbal merupakan komunikasi yang dilakukan secara lisan maupun tulisan, contohnya seperti komunikasi yang menggunakan kata-kata. Sedangkan komunikasi non-verbal merupakan komunikasi yang dilakukan tanpa menggunakan kata-kata, contohnya ialah komunikasi yang menggunakan bahasa tubuh seperti mimik muka, gerakan tangan, hingga intonasi suara dan kecepatan berbicara.
Jika dihubungkan dengan masalah cinta, komunikasi memiliki peran yang sangat urgent di dalamnya. Jika sebuah hubungan, bahkan bukan hanya hubungan percintaan melainkan seluruh hubungan, yang dijalin tanpa komunikasi tidak akan berlangsung lama. Komunikasi memiliki peran sebagai penghubung antar pasangan. Selain itu komunikasi juga telah menjadi sebuah kebutuhan dasar bagi manusia.
Ketika kita mencintai seseorang, maka orang yang dicintai tadi harus dapat merasakan ketulusan dari perasaan cintamu tanpa harus diberi tahu bahwa kamu mencintainya. Mengapa? Karena pernyataan cinta yang dilakukan tanpa disertai pembuktian hanya akan dianggap sebagai omong kosong belaka. Kita bisa mengungkapkan rasa cinta kita melalui komunikasi non-verbal. Berikut beberapa tips untuk menunjukkan bahwa mencintai seseorang tanpa perlu mengatakannya:
1. Berusaha untuk selalu dekat dengan orang yang dicintai.
2. Menjadi pendengar yang baik. Sehingga akan membuat orang yang kamu cintai merasa dihargai dan merasa lebih nyaman denganmu.
3. Keep in touch, seperti mengirim pesan singkat untuk menceritakan bagaimana harimu.
4. Berkompromi. Jika orang yang kamu cintai berada dalam kesulitan, maka kamu harus siap untuk membantunya, meskipun kadang kali itu menyusahkanmu.
5. Meluangkan waktu. Waktu merupakan hal yang paling penting dalam sebuah hubungan. Semakin lama kita menghabiskan waktu bersama orang yang dicintai, maka semakin banyak yang dapat kita mengerti tentang dirinya.
6. Berusaha untuk tampil terbaik di depan orang tercintq. Tampil terbaik bukan hanya ditunjukkan melalui pakaian ataupun aksesoris saja, namun melalui sifat dan perilaku juga.
Nah itulah beberapa tips untuk menunjukkan perasaan cintamu kepada orang yang tercinta tanpa perlu basa-basi mengatakannya. Namun perlu diingat juga bahwa saat kamu mencintai seseorang kamu harus segera mengungkapkannya begitu yakin bahwa dia lah orang yang kamu cinta. Hal ini harus dilakukan supaya pendekatan yang kalian lakukan berjalan lebih lancar dan tidak terjadi miscommunication. Komunikasi non-verbal dilakukan bersama dengan komunikasi verbal supaya pesan ataupun informasi yang ingin disampaikan dapat diterima, dipahami, dan ditafsirkan dengan benar dan baik.
Penulis: Falina Islamira
Editor: Hilya Maylaffayza (Komuniasik Campus Ambassador Batch 2)

Leave a Reply