Cara Mengatasi Negatif Self-Talk

source: insanq.co.id

Pernahkah kalian melakukan monolog atau berbicara kepada diri kalian sendiri? Jika pernah maka hal itulah yang disebut dengan self-talk. Melakukan monolog dengan diri sendiri biasanya dipengaruhi oleh pikiran bawah sadar kita. Self-talk umumnya mengungkapkan pikiran, kepercayaan, pertanyaan, serta ide-ide. Topik pembicaraan self-talk akan mengungkapkan seberapa optimis seseorang dalam menjalani kehidupannya. Seseorang yang optimis, self-talk nya pasti berisi hal-hal yang penuh harapan dan sikap positif. Namun bagi orang yang pesimis, self-talk nya pasti berisi sesuatu yang menyedihkan dan mencakup hal-hal negatif lainnya. Oleh karena itu, jika kalian sudah menyadari bahwa topik pembicaraan self-talk yang biasa kalian lakukan lebih cenderung ke hal negatif, sebaiknya segeralah belajar untuk mengubahnya, karena self-talk negatif akan membahayakan diri sendiri:

1. Pola pikir menjadi terbatas

Jika seseorang sudah menganggap dirinya tidak mampu untuk melakukan sesuatu, semakin sering dia mendengarnya, maka semakin dia mempercayai kata-kata tersebut benar. 

2. Perasaan depresi

Self-talk negatif yang tidak segera dihentikan dapat membuat seseorang menjadi depresi sama seperti ketika seseorang terus-menerus mendapat hujatan, cacian, dan makian.

3. Muncul tantangan dalam membina hubungan dengan orang lain

Self-talk negatif dapat membuat seseorang memiliki kebiasaan yang tanpa ia sadari ternyata bisa mengganggu orang lain. Misalnya merasa minder dan kurang percaya diri.

Bagi orang yang sudah menyadari bahwa self-talk yang ia lakukan ternyata lebih cenderung ke arah negatif, maka satu-satunya hal yang harus dilakukan ialah mengatasi self-talk negatif tersebut. Lakukan beberapa tips dibawah ini untuk mengubahnya self-talk negatif menjadi lebih positif:

1. Identifikasi bagian yang ingin diubah 

Ketahui terlebih dahulu hal negatif apa yang sering dipikirkan, apakah berhubungan dengan pekerjaan, pasangan, atau yang lainnya. Setelah itu barulah mulai mengubah cara pandang dengan lebih positif.

2. Temukan sisi lucu dari segala sesuatu

Terbuka untuk humor, walaupun sedang berada dalam situasi sulit sekalipun. Karena tertawa dapat membantu mengurangi stress.

3. Praktikkan gaya hidup sehat

Lakukan olahraga karena dapat membuat suasana hati menjadi positif dan mengurangi stres. 

4. Berada di dekat orang-orang bersifat positif

Pastikan orang-orang yang berada di sekitar kalian adalah orang-orang yang suportif dan dapat memberi saran yang bermanfaat. Karena orang-orang yang bersifat negatif justru akan membuat kalian bertambah stres  dan membuat kalian ragu untuk mampu mengelola stres dengan cara yang sehat.

5. Praktikkan self-talk 

Jangan mengatakan sesuatu pada diri kalian sendiri sesuatu yang tidak akan kalian katakan kepada orang lain. Kalian juga harus mengingat apa saja hal-hal yang kalian syukuri dalam hidup. 

Jika kalian sudah berhasil membiasakan diri untuk melakukan self-talk positif, maka kalian akan memiliki kedamaian dalam hidup dan tidak akan mudah merasa stres.

Penulis: Falina Islamira

Editor: Hilya Maylaffayza (Komuniasik Campus Ambassador Batch 2)


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *