Agar kita bisa berkomunikasi secara efektif, sangatlah penting untuk mengetahui beberapa pemahaman tentang bagaimana membaca dan menafsirkan ungkapan wajah dan pemanmpilan umum. Kita umpamakan “ketika sesorang mengalami perasaan cemas, takut dan kehilangan rasa percaya diri? Bisakah anda katakan kapan seseorang mengalami masalah di rumah, atau kapan seseorang tidak bisa menanggulangi masalah secara efektif? Dan pastinya dari kebanyakan orang bisa mengambil kesimpulan dari tanda-tanda Bahasa tubuhnya.
Saya beri contoh bagaimana sesorang menjawab pertanyaan dan disaat bersamaan dia memainkan arlojinya, atau menggaruk leher, mengusap hidung, atau tidak melakukan kontak mata terhadap orang yang diajak bicara. Jika seseorang tidak mengeluarkan tanda-tanda yang biasanya selama percakapan, mungkin saja dia menghindari suatu problem yang dia hadapi saat ini (dalam artian dia tidak menceritakan seluruh kebenarannya dan terkesan tertutup).
Selalu perhatikan tanda-tanda Bahasa tubuh ketika anda berbicara terhadap sesorang, apabila mereka memberikan respon seperti bosan, menghabiskan waktu, atau tidak tertarik dengan pembicaraan anda, pastinya tubuh mereka juga akan mengatakan itu dan hal tersebut bisa dilihat langsung dengan mata anda. Mereka akan menjadi gelisah, selalu mengubah posisi tubuh , memperbaiki pakaian, melihat sekeliling ruangan, atau merapat ke dekat pintu.
Bukankah meresahkan jika tindakan-tindakan tersebut bersifat bawah sadar? Ingat, pikiran orang akan mempengaruhi ekspresi wajah dan kadang mempengaruhi seluruh Bahasa tubuhnya. Apabila anda berpikiran negatif tentang sesuatu atau tentang diri orang lain, pikiran itu akan Nampak di wajah. Sudah pasti Anda dapat mengendalikan hal ini dengan pikiran sadar.
Beberapa Komunikator tentu akan bisa mengakalinya dengan sebuah senyuman di wajah, senyuman jauh lebih dapat diterima ketimbang kerutan kening. Lagipula, sukar mengatakan sesuatu yang buruk ketika Anda tersenyum, dan tampaknya senyuman membutuhkan kerja urat lebih sedikit daripada kerutan kening. Jadi, senyuman bisa menjadi daya tarik kita semua. Berikut saya akan menjabarkan beberapa poin mengenai materi yang saya sampaikan:
- Dengarkan dengan mata
- Kesan pertama adalah yang paling penting
- Sesuaikan cara biacara anda dengan acara yang anda ikuti
- Aturlah Bahasa tubuh dan ekpresi wajah
- Terakhir, jangan sekali-sekali memperlihatkan bahwa anda sedang cemas, gelisah dan seakan akan anda memiliki masalah dirumah anda.
Sumber : Buku Jurus Maut Komunikasi
Penulis : Nuril Huda ( Komuniasik Campus Ambassador Batch 1.0)
Editor : Isyraqi Khairy Siregar (Tim Komuniasik)


Leave a Reply