Media Sosial saat ini menjadi kebutuhan sehari-hari umat manusia. Ada ratusan jejaring sosial di dunia ini yang tersedia untuk para pengguna saling berinteraksi satu sama lain sesuai keinginannya masing-masing. Media sosial diantaranya seperti Tik Tok, Youtube, What’s app, Twitter, Instagram, Linkedln, dan lain sebagainya. Mayoritas umat manusia tahu cara menggunakan jejaring sosial. Namun, tidak semua menyadari kalau media sosial jauh lebih hebat ketika kita gunakannya untuk kebaikan.
Media sosial saat ini hanya digunakan hanya untuk kepentingan pribadi, mem-branding diri sendiri, dan memaksakan lingkungan untuk lebih memperhatikan kita bukan sebaliknya. Padahal, media sosial diciptakan agar kita lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan menyebarkan kebaikan. Maka dari itu, berikut adalah 7 metode menyebar kebaikan di media sosial.
1. Open Donation

Kadang kita melihat merasa kasihan disaat saudara kita berada dalam musibah bencana, baik itu bencana alam, korban perang, kekeringan. Dan bahkan permasalahan sosial juga seperti halnya, kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya. Kita bisa memanfaatkan media sosial untuk meminta donasi yang akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Di samping kita dapat membantu orang lain, kita juga akan membantu manusia untuk memiliki sikap kedermawanan kepada orang lain.
Contohnya : Lembaga Kemanusiaan Social Trust Fund UIN Jakarta sedang membuka Open Donation yang ditujukan untuk beasiswa para mahasiswa yang memiliki potensi namun tidak berkecukupan.
2. Motivation

Sebagai manusia yang memiliki ujian dalam hidup, pasti akan mearasakan lelahnya untuk berusaha tegar dan kuat. Masalah demi masalah terus berdatangan tidak pernah melihat usia muda atau tua. Posisikanlah diri kita menjadi orang yang sedang membutuhkan semangat juang, untuk bangkit dari keterpurukan dan berhasil melewati segala cobaan. Pasti kita akan berfikir untuk menyebarkan kebaikan lewat media sosial berupa motivasi baik itu dalam sebuah kata-kata maupun video.
Contohnya : motivasi.jiwa dalam unggahannya membuat sebuah kata-kata yang meyakinkan kita untuk terus berjuang dan mempertahankan suatu hal. “karena perjuangan sesungguhnya bukanlah mampu mendapatkan, melainkan mampu mempertahankan.”
3. Humor

Sedikit klise kalau lelucon adalah sebuah kebaikan. Namun, demikian adanya, seseorang yang berada dalam keadaan kurang baik, berkeinginan pergi sejenak dari aktivitas sehari-harinya yang membuat penat, mereka pasti akan mencari selera humor masing-masing. Tanpa kita sadari, ketika kita mem-posting konten jenaka, kita telah berbuat kebaikan kepada orang lain. Membuatnya tersenyum kembali, tertawa, dan bahkan lebih enjoy mengerjakan tugasnya.
Contohnya : memekomik_indonesia selalu menjadi pemasok lelucon di media sosial, setiap kontennya memberikan hiburan dan meredakan depresi yang melihatnya. Ini menjadi sebuah contoh kalau lelucon juga menjadi sebuah kebaikan untuk orang lain.
4. Berita Fakta

Sulit untuk saat ini menemukannya di media sosial sesuatu yang benar-benar terjadi pada dunia nyata. Kebanyakan orang mengunggah berita palsu hanya untuk menaikkan viewers-nya sendiri, padahal hal tersebut merupakan tindakan pembodohan secara missal. Maka dari itu, kita sudah semestinya menggunakan media sosial dengan cerdas dan baik, dengan cara memberikan informasi yang sesuai fakta tanpa adanya unsur kepentingan pribadi di dalamnya.
Contohnya : Infia_fact memberikan informasi dalam kontennya yakni tentang Negara Myanmar yang berpotensi menjadi negara gagal usai kudeta militer dan gelombang ketiga covid-19. dan berita tersebut dibuat hasil analisis dalam deskripsinya.
5. Edukasi

Indonesia masih sangat tingkat pendidikannya, baik dari pelosok maupun kota besar sekalipun. Ini bisa di telusuri bahwasanya mereka belum mamahami fungsi media sosial secara optimal, masih memerlukan arahan lebih untuk mencapai tujuan tersebut. Bukan hanya itu, pasalnya tingkat literasi di Indonesia juga sangat prihatin, dengan demikian pemberian edukasi di media sosial dapat meminimalisir ketidaktahuan dan meningkatkan minat baca di Indonesia.
Contohnya : Sebuah platform edukasi yakni komuniasik dalam feed instagramnya memberikan sebuah pemahaman tentang sebuah hambatan dalam komunikasi. Hal ini akan membuat netizen mendapatkan wawasan dan mampu mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.
6. Membuat Event

Event adalah menjadi salah satu ajang uji kualitas diri, menambah pengalaman, dan memeriahkan suatu peringatan. Event suatu waktu sangat dicari oleh orang yang memang gemar mengumpulkan hadiah lomba terlebih menjadi yang terbaik dalam setiap perlombaannya. Jelas sudah, Event juga menjadi salah satu cara menyebarkan kebaikan di media sosial, selain kita memenuhi ruang praktik para peminat. Event juga berperan untuk melatih kesiapan manusia untuk terjun ke masyarakat luas.
Contohnya : Instagram suatu komunitas yakni Fresh UIN Jakarta sedang mempromosikan Event perlombaan essai, dimana hal tersebut bertujuan untuk membuat orang lain berpikir kritis dan mengasah kualitas yang mereka miliki.
7. Membuat Wadah Berproses

Cara terakhir yang dapat digunakan untuk menyebarkan kebaikan pada media sosial ialah membuat komunitas, organisasi, paguyuban, dan lain sebagainya yang memiliki tujuan untuk menjadikannya wadah berproses untuk orang lain. Jelas ini adalah bukti nyata dalam menyebar kebaikan, kita bisa saling tukar pikiran, menyelesaikan masalah, dan sekaligus mempersiapkan diri untuk mengabdi kepada masyarakat.
Contohnya : Organisasi Jurnalis TV (JTV) Komunikasi Penyiaran Islam yang ada di UIN Jakarta adalah sebuah platform yang memanfaatkan media sosial sebagai wadah untuk berproses, melatih kemampuan, sekaligus terjun kemasyarakat secara langsung.
Itu tadi penjelasannya terkait 7 Metode Menyebarkan Kebaikan di Media Sosial, Tetap jadilah bermanfaat meski tidak memiliki kemampuan, Perhatikanlah lingkungan di sekitar, dan pedulilah terhadap mereka yang membutuhkan. Tetap semangat, dan Salam Kebaikan!
Penulis: Hafidz Ramadhan_UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Leave a Reply