Skill Public Speaking? Ada Apa Aja?

Source : cermati.com

Tangerang Selatan – Tentu saja, seni public speaking merupakan salah satu hal yang menjadi tantangan dalam kehidupan pribadi, sosial, dan profesional seseorang. Bagi mereka yang terbiasa berbicara di depan
umum, mungkin mudah baginya untuk mengontrol audiens/penonton, tetapi bagi sebagian orang
yang tidak terbiasa berbicara di depan umum dapat membuat stress bahkan menakutkan.


Semua orang pasti bisa untuk berbicara, tetapi sedikit orang yang mampu berbicara menarik di
depan banyak orang. Skill berbicara di depan orang banyak dapat mudah kita pelajari melalui
presentasi di kelas atau mungkin menjadi perangkat acara dalam sebuah event.


Manfaat public speaking atau seni berbicara di depan umum dapat digunakan di mana saja. Tidak
hanya untuk presentasi di kelas, tetapi juga di berbagai kesempatan seperti pidato, ceramah, MC,
atau bahkan saat wawancara mendaftar di sebuah perusahaan.


Beberapa skill ini perlu kita kuasai agar dapat menambah rasa percaya diri kita saat berbicara didepan umum. Skill yang pertama adalah membuka pembicaraan,obrolan di suatu acara atau
kesempatan. Pembukaan ini adalah hal yang penting karena pada saat ini semua mata tertuju
kepada anda dan semakin anda percaya diri dan menarik dalam membuka pembicaraan tadi akan
semakin baik kesan pertama/ first impression dari audiens kepada anda.


Kedua, sampaikan dengan kalimat yang jelas serta mudah dipahami. Kalimat yang berputar-putar
akan membuat audiens bingung dan malas mendengarkan. Mulai dengan membahas hal-hal yang
dekat dengan audiens akan membuat audiens lebih tertarik. Tidak harus serius dan tidak harus
monoton.


Ketiga, gesture atau bahasa tubuh. Skill ini dapat menjadi poin penting saat berada di depan
audiens. Gerakan yang berlebih akan membuat audiens menjadi risih, jadi pastikan gerakan tubuh
di depan panggung itu pas. Latihan di depan kaca atau merekam diri kita sebelum tampil akan
menjadi solusi yang baik untuk bisa menilai apakah bahasa tubuh kita sudah baik atau belum. Saat
tampil di depan umumpun usahakan untuk melakukan kontak mata dengan audiens agar mereka
merasa “diajak” untuk berbicara.


Selanjutnya adalah membuat epilog atau penutup yang menyenangkan dan mudah diingat. Hal ini
bertujuan agar audiens yang mendengarkan mampu menangkap pesan-pesan yang disampaikan.
Tidak menutup kemungkinan audiens akan mengingat kesan menyenangkan selama
mendengarkan anda berbicara.


Tidak kalah pentingnya adalah Anda harus memahami dan menguasai materi yang disampaikan.
Hindari terus-menerus membaca catatan karena ini dengan cepat membuat audiens bosan dan
terlihat kurang profesional. Jika perlu, candaan dapat ditambahkan agar perhatian penonton tidak
bosan. Apakah cara-cara di atas sudah kamu lakukan untuk meningkatkan kemampuanmu dalam
berbicara di depan umum?

Penulis: Hanina
Editor : Shonia Shifwah Aqiilah


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *