Senjata Pebisnis Dalam Ciptakan Kemasan Yang Menarik

source: koinworks.com

Setiap usaha atau bisnis pasti memiliki kemasan , dalam era masyarakat yang modern sekarang ini, kemasan merupakan elemen penting sebagai alat pemasaran dan sebagai bagian dari identitas merek dagang (brand). Sebagai media komuniakasi kemasan menerangkan dan mencerminkan produk, citra merek, dan juga bagian dari produksi dengan pertimbangkan visual yang mudah dipahami, mudah dillihat dan mudah diingat oleh konsumen. 

Sebuah kemasan harus dapat menjadi media informasi, baik informasi secara verbal seperti komposisi, batas kadaluarsa, keunikan produk, label halal dan sebagainya. Selain informasi secara verbal kemasan juga harus memiliki informasi visual yang dapat ditampilkan melalui tipografi, warna, dan gambar pada produk atau kemasan. Informasi secara verbal maupun secara visual tersebut harus dapat dikomunikasikan dengan desain yang bagus karena kemasan adalah penjual tanpa suara. 

Dalam sebuah penelitian menunjukan bahwa konsumen membutuhkan waktu rata-rata tujuh detik untuk memutuskan pembelian, karenanya sebuah kemasan harus dapat menarik perhatian konsumen dalam waktu satu setengah detik untuk dapat dicintai para pembeli. Hal ini menjadikan aspek grafis memegang peranan penting dalam memengaruhi konsumen. Terdapat tiga elemen pada grafis kemasan yang dapat menjadikan kemasan produk lebih menarik, yaitu:

  1. Teks

Tampilan teks yang memuat informasi dalam kemasan sebagain besar ditentukan oleh pilihan font. Pemilihan jenis font, warna font dan ukuran font harus benar-benar diperhatikan karena akan menjadi elemen baca maupun elemen rupa pada sebuah kemasan. Untuk itu, para pelaku usaha harus dapat memilih font yang tinggi efektivitas keterbacaanya dan memilih font yang secara estetis terlihat baik.

  1. Elemen Visual

Dalam kemasan juga harus diperhatikan elemen visual yang terdiri dari ilustrasi, gambar, foto, ornament dan sebagainya. Elemen visual harus dapat mempresentasikan produk yang akan dijual supaya dapat menjadi pembeda dengan produk kompetitor.  

  1. Warna

Elemen warna yang sesuai akan jadi senjata yang tak kalah penting untuk menjadikan kemasan yang menarik para konsumen. Setiap warna memiliki dampak psikologis yang berbeda dan kuat. Warna merah dan kuning terbukti menimbulkan rasa lapar. Biasanya warna merah digunakan untuk produk makanan yang pedas. Warna biru biasanya digunakan untuk produk minuman dingin yang menyegarkan, warna hiijau untuk produk yang berhubungan dengan sayuran, merah muda yang biasanya dipakai utnuk produk makanan yang manis dan warna-warna yang lain.

Ketiga elemen yang mencakup teks, warna dan elemen visual tersebut merupakan  elemen yang saling melengkapi dalam membentuk presepsi konsunmen terhadap suatu produk yang akan kita jual. Ketiga elemen tersebut  juga akan menjadi senjata para pengusaha atau pebisnis dalam meningkatkan kualitas produk serta menjaring banyak pembeli.

Penulis: Shofiyah Nurul Imtinan

Editor: Hilya Maylaffayza (Komuniasik Campus Ambassador Batch 2)


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *