Penulis: Aqilah Trisma Jaya Putri
Pertandingan antara Bahrain dan Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C, yang diadakan di National Stadium Bahrain, pada Kamis, 10 Oktober 2024 telah berakhir dengan hasil imbang 2-2.
Susunan pemain kedua tim:
Pemain Bahrain:
Ebrahum Lutfalla, Amine Benaddi, Waleed Alhayam (C), Vincent Emmanuel (Sayed Hashim Issa 86′), Abdulla Alkhalasi, Abbas Fadhel Alasfoor (Abdulwahab Al-Malood 76′), Ali Madan (Mahdi Al-Humaidan 64′), Mohamed Marhoon, Ali Haram (Sayed Dhiya Saeed 65′), Komail Alaswad, Mahdi Abdul Jabar Hasan (Hussein Abdulkarim 64′).
Pelatih: Dragan Talajic.
Pemain Timnas Indonesia:
Maarten Paes, Mees Hilgers, Jay Idzes, Jordi Amat (Rizky Ridho 46′), Sandy Walsh (Eliano Reijnders 46′), Calvin Verdonk, Thom Haye (Nathan Tjoe-A-On 81′), Ivar Jenner, Malik Risaldi (Marselino Ferdinan 58′), Rafael Struick (Witan Sulaeman 90′), Ragnar Oratmangoen.
Pelatih: Shin Tae-yong.
Gol Timnas Indonesia:
- Ragnar Oratmangoen (menit ke-45’+3)
- Rafael Stuck (menit ke-74)
Gol Bahrain:
- Mohammed Marhoon tendangan bebas (menit ke-15) dan gol penyeimbang (menit ke-90+9).
Kronologi Ricuh saat Pertandingan:
Pertandingan dipimpin oleh wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf, yang menjadi sorotan karena memberikan injury time lebih lama dari yang tertera di papan tambahan waktu. Hal ini memicu protes dari pemain, pelatih, dan pendukung Timnas Indonesia.
Pada injury time, papan menunjukkan tambahan waktu 6 menit, namun pertandingan terus berlanjut setelah waktu tersebut. Saat Indonesia unggul 2-1, Bahrain mencetak gol pada menit ke-99, dan tak lama kemudian, wasit meniup peluit panjang. Keputusan ini memicu kericuhan, terutama dari pihak Indonesia. Pelatih Shin Tae-yong terlihat masuk ke lapangan karena emosinya terpancing, sementara Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, mendapat kartu merah akibat protes kerasnya.
Setelah kickoff dilakukan, wasit segera meniup peluit akhir, membuat para pemain Timnas Indonesia mendatangi wasit, yang akhirnya harus dilindungi oleh steward. Di pinggir lapangan, terjadi ketegangan antara Shayne Pattynama dan petugas keamanan, hingga akhirnya situasi berhasil ditenangkan oleh staf pelatih Timnas Indonesia, termasuk Wahyu Prasetyo yang ikut menenangkan keadaan.
Setelah pertandingan, pemain Timnas Indonesia menghampiri sekitar 1.200 suporter Indonesia yang hadir di stadion. Namun, saat hendak menyanyikan lagu “Tanah Airku,” mereka diminta masuk ke tunnel. Kiper Maarten Paes sempat berbalik untuk mendekati tribune, namun aksinya dihentikan dan ia diarahkan untuk segera masuk ke ruang ganti.
Statistik Pertandingan Bahrain vs Indonesia
| Bahrain | 2-2 | Indonesia |
| 56,2% | Ball Possession | 43,8% |
| 24 | Total Tembakan | 5 |
| 5 | Tembakan On Target | 5 |
| 396 | Total Umpan | 322 |
| 78,0% | Akurasi Umpan | 71,7% |
| 7 | Sepak Pojok | 1 |
| 0 | Offsides | 2 |
| 4 | Intersep | 9 |
| 13 | Tekel | 12 |
| 11 | Sapuan | 28 |
| 1 | Kartu Kuning | 12 |
| 0 | Kartu Merah | 0 |
Pertandingan ini menjadi kontroversi karena penanganan waktu tambahan oleh wasit, yang dianggap tidak sesuai, sehingga memicu reaksi keras dari Timnas Indonesia dan pendukungnya.
Sumber:

Leave a Reply