Pagelaran kualifikasi Piala Asia U-20 telah selesai digelar pekan ini. Indonesia yang ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah mendapatkan hasil positif dengan menjadi juara grup F dengan mengalahkan Timor Leste dengan skor 4-0, lalu mengalahkan Hongkong dengan skor meyakinkan 5-1, dan di laga puncak Timnas Indonesia berhasil mengalahkan vietnam dengan skor dramatis 3-2 dengan dukungan penuh oleh para suporter. Seluruh Pertandingan tersebut diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya yang telah ditunjuk PSSI sebelumnya. Dengan tiga kali kemenangan tersebut memastikan Timnas Indonesia lolos ke babak utama Piala Asia U-20 yang akan diselenggarakan pada tahun 2023 di Uzbekistan sekaligus ajang kualifikasi untuk Piala Dunia U-21 yang diselenggarakan di Indonesia pada tahun 2023.
Di balik hasil manis yang diraih timnas pada kualifikasi Piala Asia U-20 terdapat beberapa hal yang menimbulkan perdebatan di kalangan pecinta sepakbola di tanah air. Salah satunya adalah fakta bahwa pemerintah Kota Surabaya menggratiskan biaya sewa stadion Gelora Bung Tomo, bahkan bukan hanya biaya sewa namun juga biaya akomodasi dan seluruh kebutuhan Timnas Indonesia selama perhelatan Kualifikasi. Bahkan Sekjen PSSI, Yunus Nusi juga mengucapkan terimakasih kepada Walikota Surabaya yang telah memfasilitasi mereka selama di Surabaya. Namun yang menjadi perdebatan ialah PSSI yang tetap mematok harga tiket di setiap pertandingan. Tentu para pecinta sepakbola dan masyarakat Indonesia mempertanyakan hal tersebut, karena PSSI sendiri tidak mengeluarkan biaya selama di Surabaya dan Bahkan PSSI akan mendapatkan hak siar dan sponsor.
Hal itulah yang membuat pecinta sepakbola geram karena PSSI mematok harga tiket dari harga Rp. 75.000 hingga Rp. 250.000. Tentu bukan hanya Suporter dan kalangan masyarakat saja yang mengeluhkan kebijakan PSSI tersebut, anggota DPRD Surabaya Arif Fathoni juga mengharapkan kalau PSSI bisa mendengarkan keluhan para pecinta sepakbola dan bisa menurunkan harga tiket yang awalnya Rp. 75.000 menjadi Rp. 50.000 Rupiah. PSSI sebagai induk sepakbola Indonesia tentu mendapatkan banyak kritikan terkait hal ini. Dan banyak yang mengharapkan agar pada perhelatan selanjutnya PSSI bisa menurunkan harga tiket.
Para pecinta sepakbola tanah air tentu berharap agar PSSI bisa lebih mendengar aspirasi Mereka. Dengan adanya permasalahan di kalangan masyarakat ini tentu bisa dijadikan bahan evaluasi untuk PSSI kedepannya. Dan dari pihak pecinta sepakbola tanah air tentu perlu memberikan dukungan sepenuhnya kepada timnas Indonesia baik menang maupun kalah, baik di dalam maupun di luar lapangan. Saling mendukung antara suporter dan federasi tentu perlu dibangun agar menciptakan sebuah hubungan yang saling melengkapi sehingga timnas Indonesia juga bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya.
Fandi Akhmad

Leave a Reply