
Jurusan komunikasi merupakan salah satu jurusan kuliah yang banyak diminati siswa SMA yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan. Tiap tahunnya persaingan untuk memperebutkan kursi jurusan komunikasi sangatlah sengit. Kondisi seperti inilah yang membuat mereka yang memilih dan diterima di jurusan komunikasi memiliki kebanggaan tersendiri. Namun kebanggaan itu juga diiringi perasaan khawatir karena banyak beredar anggapan yang berkaitan dengan mahasiswa komunikasi. Padahal anggapan-anggapan yang beredar tadi belum tentu benar dan hanya mitos belaka. Nah, berikut ialah beberapa mitos mengenai mahasiswa komunikasi yang wajib kalian ketahui:
1. Mahasiswa komunikasi tergolong ekstrovert
Ada anggapan bahwa semua mahasiswa jurusan komunikasi termasuk orang yang ekstrovert. Mereka dipandang sebagai pribadi yang mudah bergaul dan memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Padahal penilaian seperti itu tentu tidak dapat dibenarkan. Meskipun tidak dapat dielakkan bahwa sebagaian mahasiswa komunikasi memiliki kepribadian seperti itu, namun sebagian lainnya termasuk kedalam kategori introvert. Terlepas dari itu, baik mahasiswa esktovert maupun introvert semuanya dapat bergaul dengan baik dan saling melengkapi.
2. Mahasiswa komunikasi hanya modal bicara
Stigma bahwa mahasiswa komunikasi hanya bermodal bicara saja perlu dipikirkan kembali. Mahasiswa komunikasi memang dituntut untuk piawai berbicara didepan umum, tapi bukan berarti mereka hanya sekedar berbicara tidak jelas saja lho. Kemampuan untuk berbicara merupakan kemampuan yang tidak mudah dan harus terus dipelajar serta diasah agar tidak menumpul. Di sisi lain, keterampilan dalam mencari informasi yang kredibel dan mengemas informasi tadi agar menarik juga menjadi tugas mahasiswa komunikasi.
3. Lulusan komunikasi pasti jadi penyiar
Banyak orang yang mengira bahwa mahasiwa komunikasi nantinya akan menjadi seorang penyiar. Anggapan seperti ini memang tidak dapat dikatakan salah namun juga tidak dapat dibenarkan. Beberapa penyiar, memang memiliki latar belakang komunikasi, namun banyak juga penyiar yang tidak berlatar belakang komunikasi. Lulusan komunikasi juga memiliki pekerjaan yang beraneka ragam, ada yang bekerja sebagai videografer handal, praktisi media, dan bahkan menjadi seorang enterprenuer.
4. Mahasiwa komunikasi terhindar dari mata kuliah hitung-hitungan
Jurusan komunikasi seringkali dilihat sebagai jurusan yang mudah dan santai karena tidak mempelajari ilmu hitung-hitungan. Hal tersebut dapat dimaklumi mengingat nama jurusannya saja tidak memiliki hubungan dengan angka dan rumus rumus. Padahal sebenarnya, dalam jurusan komunikasi masih ada mata kuliah yang terkait dengan perhitungan yang tidak jarang membuat kepala berkunang-kunang contohnya saja statistika dasar dan perencanaan media.
5. Mahasiswa komunikasi pasti populer di kampus
Mahasiswa komunikasi selalu identik dengan pribadi yang aktif di kampusnya. Berbagai acara diikuti oleh mereka dan tidak sedikit yang terjun langsung menjadi panitianya. Ada juga yang terkenal karena memiliki talenta dan beberapa kali mendapat penghargaan. Kondisi seperti itulah yang makin memunculkan anggapan bahwa mahasiswa komunikasi pasti termasuk mahasiwa yang populer dikampus. Namun kenyataannya, tidak sedikit juga mahasiswa komunikasi yang tidak populer di kampus namun tetap sukses diluar.
Berikut merupakan beberapa mitos yang sering keluar dari mulut ke mulut. Namun jangan langsung menganggap semua itu benar ya, kamu perlu mengkonfrimasi dengan menanyakannya langsung kepada mereka yang merasakannya.
Penulis: Falina Islamira
Editor: Hilya Maylaffayza (Komuniasik Campus Ambassador Batch 2)

Leave a Reply