Mengajarkan calistung pada anak merupakan hal yang mendasar untuk mengenalkan huruf dan angka agar anak dapat mengikuti kegiatan belajar saat di sekolah formal. Namun, terkadang masih banyak orang tua mengira bahwa, semakin cepat anak belajar calistung semakin baik. Karena pada “usia emas” anak adalah waktu terbaik untuk menyerap banyak pengetahuan.
Adakalanya menjadi orang tua perlu memahami tahapan belajar pada anak. Agar anak dapat menikmati proses belajar dalam tumbuh kembangnya. Berikut adalah tahapan-tahapan perkembangan anak dalam proses belajar calistung:
- Usia 1-1,5 tahun: fase seorang anak mulai mencoret-coret dan memegang pensil dengan cara cylindrical grasp. Bertujuan untuk melatih kekuatan otot tangan.
- Usia 2-3 tahun: fase seorang anak mulai dapat membuat garis-garis berbentuk vertikal, horizontal, dan lingkaran dengan cara digital grasp.
- Usia 3,5-4 tahun: pada fase ini, anak mulai dapat membuat tanda tambah dengan cara modified tripod grasp.
- Usia 4-7 tahun: fase seorang anak sudah mulai dapat menyalin berbagai bentuk dengan cara tripod grasp
Bagaimana Jika Anak Memiliki Pertumbuhan Lebih Cepat Untuk Belajar?
Jika anak menunjukkan ketertarikan untuk belajar lebih cepat dari anak seusianya, sebagai orang tua cukup menyediakan fasilitas dan mendampingi anak belajar agar prosesnya dapat berjalan secara optimal. Namun, usia tidak selalu menjadikan acuan kapan anak harus memahami calistung sebelum mereka memasuki usia sekolah dasar. Karena pada “usia emas” seorang anak memiliki naluri untuk belajar dari sekitarnya dengan caranya masing-masing. Selama anak menjalankan kesehariannya dengan penuh semangat, sebagai orang tua tidak perlu khawatir jika anak belum bisa memahami baca, tulis, hitung.
Tips Mengajarkan CALISTUNG Pada Anak Dengan Cara Menarik:
- Mengenalkan huruf dan angka dengan bernyanyi bersama atau melalui gambar.
- Gunakan buku bergambar dengan warna menarik agar anak mudah memahami bentuk huruf dan angka.
- Ajarkan anak memahami instruksi yang disampaikan orang tua dengan memberi contoh.
- Ajarkan anak mengenal huruf dan angka melalui kegiatan sehari-harinya.
- Gunakan cara yang menyenangkan dan tidak memaksa anak.
Sebagai orang tua tidak perlu membandingkan anaknya dengan anak lain yang terlihat memiliki perkembangan minat baca, tulis, hitung yang lebih pesat. Setiap anak pasti memiliki minat dan bakatnya masing-masing.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Belum Minat Belajar CALISTUNG?
- Buat suasana belajar yang menyenangkan sehingga anak tidak merasa beban dalam proses belajar.
- Manfaatkan lingkungan sekitar dengan membaca tulisan atau menghitung benda yang ada disekitar anak.
- Mendengarkan dan berkomunikasi dengan anak tentang perasaannya selama proses belajar.
- Perhatikan minat anak dan fokus untuk mengasah minatnya.
- Jika anak menunjukkan sikap kurang fokus atau lelah, sebaiknya beri jeda terlebih dahulu.
Jika mengalami kesulitan dalam mengajarkan ananda, sebagai orang tua dapat meminta bantuan dokter anak, guru, atau psikolog anak dalam melihat proses tumbuh kembang ananda agar dapat lebih tenang dalam mendampingi tumbuh kembangnya.
Penulis : Shella Aklima Fatimah
Editor : Rafi Fatawa Putra

Leave a Reply