Gelombang Asumsi: Band Baru yang Menggebrak dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Dalam dunia musik yang selalu dinamis, munculnya band-band baru adalah hal yang selalu dinantikan. Salah satu band yang baru saja lahir dan siap menggebrak skena musik Indonesia adalah Gelombang Asumsi. Dibentuk pada tanggal 23 April 2024, band yang beranggotakan lima pemuda kreatif dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta ini siap menghadirkan alternatif rock yang penuh warna.

Nama “Gelombang Asumsi” dipilih dengan penuh pemikiran. Dalam musik, seperti halnya dalam kehidupan, setiap orang pasti memiliki pandangan dan perasaan yang berbeda. Seperti gelombang yang datang silih berganti, musik pun juga memiliki penikmatnya masing-masing. Setiap lagu, setiap nada, bisa memicu asumsi dan emosi yang beragam. Dengan nama ini, band ini ingin menyampaikan bahwa musik adalah ruang untuk berekspresi, berbagi cerita, dan memunculkan perasaan. Band ini terdiri dari lima personil yang masing-masing memiliki perannya sendiri. Farhan sebagai vokalis memiliki suara yang khas dan penuh emosi, menjadikannya mampu menyampaikan lirik-lirik yang mendalam. Fandi dan Rifki, dua gitaris yang saling melengkapi, menciptakan harmoni yang kaya dan penuh energi. Jaffan sebagai bassist memberikan dasar yang kuat pada setiap lagu, sementara Fadli di posisi drummer mengatur irama dengan ketukan yang menghentak. Kombinasi ini membuat Gelombang Asumsi tidak hanya sekadar band, tetapi juga sebuah kesatuan yang harmonis dalam menciptakan musik.

Gelombang Asumsi terinspirasi oleh beberapa band ternama, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Dari Dewa 19, mereka belajar tentang lirik yang puitis dan emosional. Bon Jovi dan Simple Plan menjadi referensi penting dalam penggarapan melodi dan struktur lagu yang catchy. Dengan inspirasi ini, Gelombang Asumsi berusaha menciptakan musik yang tidak hanya enak didengar, tetapi juga menyentuh hati penikmatnya. Mereka percaya bahwa musik adalah media yang efektif untuk menyampaikan kisah-kisah kehidupan, baik suka maupun duka.

Misi Gelombang Asumsi cukup sederhana: mencurahkan kisah hidup mereka ke dalam musik dan berharap bisa menginspirasi orang lain. Mereka ingin musik mereka tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga menjadi refleksi dari kehidupan yang dapat dirasakan oleh penikmat musik di Indonesia dan bahkan di seluruh dunia. “Kami ingin setiap lagu yang kami buat bisa menjadi soundtrack kehidupan bagi pendengar,” ujar Farhan, sang vokalis, ketika ditanya tentang harapan mereka. Dengan semangat tersebut, Gelombang Asumsi sudah membuat lagu yang berjudul “Termala” yang menceritakan tentang seseorang yang ingin melawan rasa sakitnya dari sebuah kisah cinta yang membuatnya merana. Meskipun masih terbilang baru, mereka telah mulai menjajaki berbagai tema yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti cinta, perjuangan, dan harapan. Setiap lagu akan menjadi cerminan dari pengalaman mereka sebagai anak muda di era modern ini.

Gelombang Asumsi adalah contoh nyata bahwa di tengah banyaknya band yang ada, masih ada ruang untuk kreativitas dan inovasi. Dengan komitmen untuk menciptakan musik yang berkualitas dan berbagi cerita kehidupan, mereka siap menghadapi tantangan di industri musik.

Penulis: Muhammad Farhan
Editor: Muhammad Rafli Alfikri


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *