Kamu lagi di tahap skripsi atau tugas akhir dan merasa stuck di situ-situ aja karena dosen pembimbing cool kayak kulkas? Eits, tenang! Jangan panik, kamu nggak sendirian kok! Banyak banget yang lagi berada di fase ini. Memang, hubungan dengan dosen pembimbing tuh nggak selalu mulus. Tapi tenang, ada tips dan trik yang “smooth” buat bikin dosen lebih chill dan supportif sama kamu. Check it out!
- Selalu Siap dan Jangan Ngaret
Siapa di sini yang kalau janji meet sama dosen, tapi datengnya mepet bahkan ngaret? Ini nih yang bikin dosen jadi kurang suka sama kamu. Jangan sampai kamu bikin mereka nunggu atau datang lebih dulu dari kamu. Selalu datang tepat waktu dan sudah menyiapkan semua materi yang diperlukan adalah salah satu cara terbaik untuk bikin dosen lebih “nyaman” dan good mood sama kamu.
Kamu juga perlu siapkan pertanyaan yang mau kamu tanyakan, serta update terbaru tentang skripsi kamu. Dosen pasti senang membimbing kamu sampai cepat lulus. Jadi, next time, pastikan kamu nggak ngaret, ya!
- Dengar dan Perhatikan!
Notes! Ini penting banget! Kadang kita terlalu percaya diri dan merasa ide kita lebih keren daripada masukan dosen. Padahal, dosen tuh udah punya pengalaman bertahun-tahun di bidangnya dibanding kamu yang masih jadi mahasiswa. Saran mereka itu emas, loh. Daripada ngotot maksa ide kamu lebih bagus, lebih baik kamu tunjukin kalau kamu terbuka dan mau mempelajari semua masukan yang mereka kasih.
Misalnya, dosen kamu bilang, “Revisi bagian ini, ya, bapak lihat belum cukup kuat argumennya,” daripada ngeyel, kamu bisa aja langsung jawab, “Baik, Pak. Saya coba perbaiki lagi. Terima kasih masukannya.” Gampang banget, kan? Dicoba deh, pasti dosen bakal lebih respect sama kamu.
- Jangan Cuma Ketemu Kalau Ada Masalah
Cara ini berguna buat bikin hubungan kamu lebih chill sama dosen pembimbing. Coba deh kamu WhatsApp lebih sering, nggak cuma saat kamu mentok atau ada masalah besar tentang skripsi kamu. Beritahu update progres kamu, meskipun nggak ada masalah saat itu. Ini bikin kamu kelihatan konsisten dan nggak main-main sama skripsi kamu. Positifnya lagi, dosen jadi merasa selalu dilibatkan dan bakal lebih siap bantu kamu lebih lagi ke depannya.
- Harus Tahu Waktu
Perlu diingat juga kalau kamu udah tahu dosenmu super sibuk, jangan di-chat terus-terusan atau tiba-tiba datang ke ruangannya. Hellooow, mereka juga punya kesibukan lain selain ngurusin skripsi kamu. Coba pahami jadwal mereka dan hargai waktu yang mereka luangkan buat bimbingan.
Kalau emang kondisinya urgent banget, coba chat saja dengan sopan. Misalnya, “Pak, saya mau minta waktu sebentar buat diskusi soal bab 3. Kalau bapak senggang, kira-kira bapak ada waktu kapan, ya?” Ini jauh lebih baik daripada kamu nge-spam chat terus-terusan.
- Pakai Bahasa yang Nyaman, Tapi Tetap Sopan
Mau dosennya santai atau killer, kuncinya adalah menyesuaikan bahasa. Kalau dosen kamu orangnya lebih fleksibel, kamu bisa pakai bahasa santai, nggak terlalu kaku. Kamu bisa ngobrol dengan nada yang lebih casual, tapi tetap sopan. Sebaliknya, kalau dosennya killer, ya jaga sopan santun, jangan coba-coba pakai bahasa sehari-hari.
Misalnya, kalau dosennya chill, kamu bisa bilang, “Bu, kemarin saya udah baca literatur yang Ibu rekomendasiin nih. Seru juga, sih, Bu, tapi saya masih agak bingung di bagian ini. Bisa minta tolong dijelasin lagi, nggak, Bu?” Dengan bahasa kayak gini, kamu tetap sopan tapi nggak terkesan kaku.
- Jangan Baperan
Ini mungkin part tersulit, ya. Ketika dosen kasih kritik atau komentar pedas sepedas omongan mantan, memang bisa bikin kita langsung down atau tersinggung. Tapi ingat, kritik itu buat kemajuan kita juga. Jangan terlalu ambil hati, ya.
Sebaliknya, anggap itu sebagai tantangan buat diri kita agar cepat menyelesaikan skripsi dan bikin skripsi lebih baik lagi.
- Apresiasi Selalu
Siapa sih yang nggak merasa kurang dihargai karena banyak mahasiswa yang cuma datang untuk revisi terus kabur tanpa ucapan terima kasih? “Masih jadi mahasiswa yang kayak gitu?” Simpel kok, bilang “Terima kasih, Pak/Bu” setelah bimbingan. Sesimpel ini bisa bikin dosen merasa usahanya sangat berarti.
Apalagi kalau dosen kamu udah bantu banyak, nggak ada salahnya kamu kasih apresiasi kecil, misalnya dengan hadiah kecil kayak snack kesukaan atau kopi. Bukan buat nyogok, ya, tapi cara nunjukin rasa terima kasih kamu atas bimbingan mereka.
Jadi, nggak perlu khawatir, skripsi kamu bakal aman dengan tips-tips di atas! Let’s go! Cobain.
Penulis: Ajzahrah Meika
Editor: Salsa Utami

Leave a Reply