Ilmu pengetahuan merupakan dasar kelestarian hidup manusia. Peradaban manusia sangat terjaga dengan adanya ilmu pengetahuan. Maka dari itu, perlu adanya wadah agar ilmu pengetahuan dapat dipelajari dan diterima dengan mudah oleh masyarakat, yaitu melalui pendidikan. Pendidikan menjadi proses dalam mendapat ilmu pengetahuan, baik umum maupun agama Islam.
Pada prinsipnya, ilmu pengetahuan tidak akan berkembang dantersusun secara sistematis tanpa pendidikan. Ilmu pengetahuan dan pendidikan tidak bisa dipisahkan. Sehingga, pendidikan seyogyanya menghasilkan manusia yang memiliki ilmu pengetahuan yang baik, dapat memberikan solusi kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan tak terkecuali bagi umat Islam.
Tafsiran tentang ayat-ayat tentang ilmu pengetahuan:
Surat Al- Baqorah ayat 31
Dan dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, Kemudian mengemukakannya kepada para malaikat lalu berfirman: “Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!”
Kata Dia yaitu Allah SWT mengajar Adam nama-nama benda Seluruhnya, yakni memberi potensi pengetahuan tentang nama-nama atau kata-kata yang digunakan menunjuk benda benda, atau mengajarkannya mengenal fungsi benda-benda. Ayat ini menginformasikan bahwa manusia dianugrahi Allah potensi untuk mengetahuinama dan fungsi serta karakteristik benda benda, misalnya fungsi api, fungsi angin,dan sebagainya. Dan juga dianugrahi potensi untuk berbahasa. Sistem pengajaran bahasa kepada menusia ( anak kecil) bukan dimulai dengan mengajarkan kata kerja, tetapi mengajarakan terlebih dahulu nama-nama. Ini papa, ini mama, itu mata dan sebagainya. Itulah sebagaian mekna yang di pahami oleh para ulama dari firman Nya: Dia megajar Adam nama-nama benda seluruhnya.( tafsir Al-Misbah, quraisy Shihab: 145)
Surat Saba` ayat 6
Dan orang-orang yang diberi ilmu (ahli Kitab) berpendapat bahwa wahyu yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu Itulah yang benar dan menunjuki (manusia) kepada jalan Tuhan yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.
Dari ayat tersebut artinya ialah bahwa orang yang diberi ilmu pengetahuan oleh Tuhan,pastilah karena ilmunya itu akan mempercayai kandungan isi Al-Quran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW adalah suatu kebenaran. Diantara isi Al-Quran itu tentang akan adanya hari kiamat kelak. Akan ada lanjutan hidup setelah hidup yang sekarang.
Surat Al-Mujadalah ayat 11
Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.
”barangsiapa yang membangun mesjid untuk Allah, maka Allah akan membangun untuknya sebuah rumah di dalam surga”
Ayat ini turun berkenaan dengan majlis-majlis zikir. Yaitu, bahwa apabila nereka melihat salah seorang datang menuju mereka, mereka mempersempit tempat duduk disamping Rosulullah, kemudian Allah memerintahkan kepada mereka untuk melapangkan tempat duduk satu sama lain. Para ahli fiqh berselisih pendaat mengenai boleh tidaknya berdiri untuk menyambut orang yang datang. Perselisihan mereka terbagi kepada beberapa pendapat. Diantara ulama ada yang membolehkan berdiri, dengan berlandaskan pada sebuah hadits:
”berdirilah untuk menyambut pemimpin kamu, lalu duduklah dia”.
Penulis : M Haikal Zamzami
Editor : Arif Rahmatulhakim

Leave a Reply