Pada abad ke-9 masehi, Islam menghadapi masa kejayaannya. Pada abad tersebut, Islam mulai diperkaya dengan berbagai macam ilmu pengetahuan. Dari banyaknya penguasaan ilmu pengetahuan, Islam melahirkan banyak ilmuwan-ilmuwan yang berpengaruh pada peradaban dunia. Salah satu ilmuwan besar dan berpengaruh adalah Al-Khawarizmi dengan nama asli Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi. Nama Al-Khawarizmi diambil dari nama salah satu daerah di Uzbekistan.
Al-Khawarizmi dikenal sebagai “Bapak Aljabar” karena perannya yang luar biasa dalam dunia matematika. Ia menulis sebuah karangan berjudul الكتاب المختصر في حساب الجبر والمقابلة (Al-Kitab Al-Mukhtasar fi Hisab Al-Jabar wa-l-Muqabalah) yang dijadikan sebagai buku dasar dalam keilmuan aljabar modern. Bahkan istilah aljabar pun berasal dari istilah al-jabr pada karangannya.
Selain mengenalkan konsep aljabar, Al-Khawarizmi juga memberikan pengenalan pada sistem angka desimal dan konsep nol yang pada masa modern ini diadopsi dan diaku milik barat. Melalui hasil karyanya tersebut, ia menciptakan teori perhitungan secara modern, rasional, dan efisien sehingga menjadi pondasi dasar pada perkembangan ilmu matematika, astronomi, bahkan hingga ilmu teknologi modern termasuk ilmu komputer. Istilah “algoritma” yang sekarang terkenal pada dunia teknologi modern juga berasal dari hasil pemikiran Al-Khawarizmi. Sehingga ia dapat menunjukkan bahwa pemikirannya sangat berpengaruh pada perkembangan teknologi modern.

Leave a Reply