Artificial Intelligence (AI) Sahabat Cerdas atau Penghancur Kecerdasan?

Artificial Intelligence (AI)

Masyarakat dihadapi dengan perkembangan teknologi yang tidak ada habisnya, hadirnya Artificial Intelligence (AI) merupakan sebuah teknologi atau sistem komputer yang mempunyai kemampuan untuk meniru kemampuan manusia, dengan mengenali pola, memahami bahasa, menyelesaikan masalah, dan membuat keputusan. AI bekerja dengan cara memproses data melalui algoritma yang dirancang untuk meniru proses berpikir manusia.

Karena kehebatan sistem didalamnya, AI dapat mengerjakan banyak hal-hal kompleks dalam waktu sekejap, bahkan untuk hal-hal yang dianggap tugas berat untuk masyarakat. AI menguasai segala keterampilan manusia seperti kecerdasan berpikir logis, kreativitas, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan.

AI Sebagai Sahabat Cerdas

Dengan kemampuan AI yang begitu luar biasa, tidak dipungkiri bahwa AI sangat membantu masyarakat menyelesaikan tugas-tugas ataupun permasalahan yang sedang dihadapi. Seperti contohnya, ketika programmer kesulitan menyelesaikan issue yang sedang dihadapinya, mereka bisa menggunakan AI untuk mendapatkan solusi logis untuk menyelesaikan issue tersebut. Begitu pula ketika seniman merasa jenuh dan kehabisan ide kreatifnya, mereka menggunakan AI untuk menghasilkan konsep kreatif bahkan menghasilkan karya seni gambar, musik atau tulisan. AI juga membantu para pelajar atau mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas yang mereka miliki.

Kemudahan yang diberikan AI yaitu memberikan informasi secara cepat, menganalisis sebuah permasalahan, hingga menyelesaikan sebuah masalah. Tugas-tugas atau permasalahan yang biasa dilakukan oleh manusia selama berhari-hari, bisa dikerjakan oleh AI dalam hitungan menit. AI juga membantu manusia mengeksplor lebih banyak sumber-sumber atau pemikiran-pemikiran baru. 

AI Sebagai Penghancur Kecerdasan

Tidak dipungkiri bahwa AI sangat membantu baik dalam hal akademis maupun pekerjaan, membantu menyelesaikan tugas pelajar atau mahasiswa dan memecahkan masalah pekerja di bidang manapun.

Menggunakan  AI dapat membuat ketergantungan, karena menggunakan AI merupakan hal yang sangat mudah untuk dilakukan. Akan tetapi, semakin sering masyarakat memakai bantuan AI, semakin sering juga masyarakat tidak menggunakan skill atau kemampuan yang sudah dimilikinya untuk menyelesaikan masalah tersebut. Masyarakat semakin terlena dengan mudahnya tidak berpikir kritis dan tidak  mengasah kemampuan berpikir logisnya, serta mengandalkan AI untuk mengerjakan berbagai macam tanggung jawab.

AI juga dapat membuat manusia merasa tugas-tugas yang biasanya dianggap mudah menjadi berat untuk dilakukan karena terbiasa mendapatkan bantuan AI. Sedangkan, kemampuan atau skill merupakan hal yang akan berkembang jika terus diasah dan digunakan dan akan berkurang sebaliknya.

Sangat disayangkan ketika seseorang pelajar atau mahasiswa yang sudah belajar bertahun-tahun untuk menjadi pintar, dibuat bodoh karena mengandalkan AI untuk memberikan jawaban soal atau menyelesaikan tugas. Begitu pula ketika seorang pekerja yang sudah lama menggeluti sebuah bidang, baik itu bidang teknologi, kesenian, pemasaran atau politik. Sangat disayangkan jika pekerja tersebut kehilangan begitu saja kemampuan yang sudah ia asah dan membuat ia menjadi tidak mampu untuk mengandalkan kemampuannya sendiri.

Penlis: Haura Al-Insiyyah

Editor: Diah Ayu

Peran Artificial Intelligence dalam Mengubah Cara Kita Belajar


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *