Kita Adalah Pengendali, Bukan yang Dikendalikan

Ilustrasi Manusia dan Media Digital (pexels.com/JESHOOTS)

Berbagai bentuk perkembangan dalam sebuah zaman akan terus diperbaharui, perkembangan teknologi semakin canggih, berbagai alat buatan manusia bahkan bisa dijadikan sebagai pengganti pekerjaan manusia itu sendiri, serta berbagai kemudahan lainnya yang sudah merata hingga semua bidang kehidupan yang sudah sangat mudah melalui pembaharuan dan kecanggihan suatu zaman yang terus menerus menghasilkan sesuatu, hasil dari pemikiran yang maju oleh rancangan manusia itu sendiri.

Salah satu hasil dari perkembangan dan kecanggihan teknologi adalah digital media. Media digital ini sudah menyesuaikan suatu perkembangan yang terjadi dan masuk dalam kehidupan masyarakat, yang telah menunjukkan bahwa media digital adalah awal sebuah era baru dalam sejarah industri yaitu era informasi. Banyaknya fitur dan platform-platform yang ditawarkan dalam media digital ini apalagi menyoalkan tentang kemudahan-kemudahan yang dapat dimanfaatkan oleh manusia. Tetapi setiap pembaharuan pasti akan ada peluang dan pembaharuan yang bisa didapatkan oleh manusia yang menggunakannya.

Berbagai fitur yang beriringan dengan media digital, bisa memberikan banyak peluang bagi penggunanya, bahkan hanya mengandalahkan suatu alat elektronik menjadi yang paling banyak digunakan oleh manusia. Hanya dengan menggenggam sebuah handphone dapat mempermudah berbagai pekerjaan yang perlu diselesaikan. Seperti pada saat terjadi virus Covid-19, berbagai aktifitas manusia yang beralih hanya di rumah atau dengan jarak jauh. Hal demikian itu bukanlah suatu kemudahan bagi manusia dalam menyelesaikan tanpa harus beraktifitas secara langsung, baik itu dalam pendidikan mensubmit tugas melalui email, bekerja dari rumah melalui zoom meeting, bahkan melakukan transaksi jual beli, sudah tidak perlu lagi untuk keluar rumah. Hanya dengan menunggu di rumah, barang yang kita inginkan dan kita beli akan datang diantar ke rumah. Bukan hanya itu segala bentuk informasi dari jarak yang jauh sekalipun akan tetap tersampaikan dengan cepat dan tepat.

Namun, dari banyaknya peluang-peluang tersebut, perlulah manusia agar tetap waspada akan tantangan yang terjadi dari media digital. Seperti, kurangnya kecapakan digital yang menyebabkan banyaknya misinformasi bahkan bisa sampai banyaknya penyebaran hoax yang marak. Pada era digital atau media digital ini perlulah kita untuk memiliki sarana yang mendukung seperti laptop, handphone yang terkadang harus men-support kemajuan teknologi, maka semakin lama usia HP tersebut, maka akan tertinggal oleh pekembangan/pembaharuan yang baru, inilah menjadi salah satu tantangan yang dimana terkadang banyak yang memaksanakan ingin memiliki kecanggihan barang-barang elektronik yang mendukung. Persaingan yang ketat menjadi bagian dari tantangan manusia, yang harus terus berpikir agar tidak habis dan tertinggal dengan munculnya berbagai suatu yang baru.

Manusia memang bisa mendapatkan berbagai peluang yang didapatkan, tetapi masih banyaknya tantangan untuk manusia yang dikendalikan oleh kecerdasan teknologi, yang sehingga manusia harus mengikuti segala bentuk pembaharuan dan memaksakan untuk menyesuaikan. Peluang yang didapatkan jangan dijadikan sebagai pengendali manusia. Perlulah cerdas dan cermat dalam memanfaatkan kecanggihan dan kemajuan saat ini melalui media digital, agar dapat terarah dan bahkan memberikan kemaslahatan bagi diri kita dan juga orang lain. Ciptaan manusia, perlulah berbagai kebaikan kembali kepada manusia itu sendiri. Dan menjadikan tantangan sebagai bentuk kreatifitas dan pembaharuan bagi manusia untuk terus berpikir maju dan dapat bermanfaat bagi semunya. Bila itu semua dapat dikendalikan oleh manusia, maka akan lebih banyak lagi peluang dan kemudahan yang semakin signifikat, dengan memanfaatkan kecanggihan untuk menghasilkan uang dengan cara menjadi seorang content creator dan menulis informasi yang faktual melalui situs website. Namun jika manusia yang telah dikendalikan, maka akan terus terombang-ambing dan tidak akan mendapatkan apapun dari hasil yang dibuatnya sendiri.

Penulis : N Amelia Farisca (139)

Editor : Delis Amandasari (084)


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *