EVOLUSI KOMUNIKASI: DARI SURAT HINGGA MEDIA SOSIAL

Penulis: Sani Komara Salsabila

Perkembangan teknologi yang semakin hari semakin pesat membuat perubahan kehidupan sosial yang sangat terlihat. Sekarang ini kita bisa mengakses apa saja dimana saja dan kapan saja tanpa perlu ribet hanya menggunakan internet kita bisa mencari informasi yang ingin kita cari. Kemajuan teknologi ini terdapat puls minusnya karena tidak sepenuhnya kemajuan teknologi sekarang ini membawa pengaruh baik untuk kehiduapan masyarakat dan tidak selamnya juga membawa pengaruh buruh pada kehidupan sosial.

Evolusi komunikasi

Pada saat ini teknologi sudah berkembang ke era digital. perkembangan teknologi yang terlihat secara signifikan ini berpengaruh ke kehidupan sosial kita, seperti dahulu kita mencari informasi melalui koran atau majalah dan berkomunikasi dengan keluarga atau kerabat menggunakan surat yang harus dikirim melalui Pos Indonesia dengan menggunakan materai. Sekarang ini kita bisa mencari informasi disaat kita membutuhkannya langsung di mana saja dan kapan saja melalui google ataupun sumber lainnya, tanpa perlu menunggu koran atau majalah yang dikirimkan setiap minggunya. Kita juga bisa berkomunikasi dengan keluarga, kerabat melalui smartphone kapan saja, dan dimana saja tanpa batas waktu dan jarak.

Nah, kita akan membahas evolusi komunikasi yang terjadi di dunia. Yuk simak bersama-sama penjelasannya

  1. Tulisan dan Surat

Everett M. Rogers (1986). Mengatakan bahwa era tulisan merupakan pertama kali namun huruf yang pertama kali ada di dunia ini belum pasti, orang-orang Sumerians menggunakan tanah liat untuk membentuk huruf.

Nah, orang zaman dulu saat belum adanya smartphone atau telepon seluler mereka masih mengirim surat melalui kantor Pos untuk berkomunikasi dengan keluarga yang jaraknya di luar daerah, dengan menggunakan materai yang ditempelkan pada bagian amplop luar surat dan menuliskan alamat lengkap tujuan kita bisa mengirim surat. Jarak pengiriman surat sampai ke alamat tujuan bisa 3 atau 4 hari sesuai dengan jarak yang dituju. Maka dari ut, informasi atau komunikasi yang didapatkan pada zaman dahulu sangat lambat.

  • Revolusi industri dan penemuan kunci

Pada tahun 1850-an Samuel Morse menemukan telegraf, yang dimana pengiriman pesana melalui kabel elektronika. Nah pesan ini bisa mengirim hanya hitungan menit sehingga informasi yang dikirim bisa cepat tersampaikan.

Pada tahun 1870-an Alexander Graham Bell mengembangkan kembali alat komunikasi sebelumnya dengan menemukan cara agar komunikasi bisa melalui suara langsung menggunakan kabel.

  • Elektronik dan digital

Pada tahun 1920-an penemuan radio dan televisi yang dimana penyebaran informasi semakin berkembang dan radio dan televisi hadir dengan menapilkan siaran informasi secara massal dan real time. Perbedaannya hanya cara penyampaian beritanya, radio menggunakan audio, sedangkan televisi menggunakan audi dan visual dan pada saat itu visual yang ditunjukan belum memiliki warna hanya hitam dan putih dan kualitas gambar yang ditampilkan belum canggih seperti saat ini.

Pada tahun 1960 hingga 1990-an penemuan komputer pribadi dan pengembangan internet menjadikan perkembangan komunikasi meningkat secara drastis, komunikasi yang terjalin antar individu semakin mudah.

  • Era digital dan mobile.

Munculnya smartphone menjadikan komunikasi lebih terjamin dan mudah diakses di mana saja dan kapan saja sehingga pertukaran informasi semakin cepat dan praktis. Platform-platform media sosial bisa membantu komunikasi yang terjalin dalam mencari informasi pun lebih mengglobal. Media sosial saat ini menjadi acuan dan pusat perhatian masyarakat semakin canggih fitur-fitur yang diatwarkan oleh platform tersebut.

Penjelasan di atas merupakan penjelasan evolusi komunikasi dari surat hingga media sosial, dari sini kita bisa mengetahui apa saja yang terjadi dalam proses perkembangan komunikasi tidak langsung ada internet dan smartphone namun ada beberapa proses dan tahap yang dilewati oleh para ahli untuk menemukan inovasi-inovasi terbaru.

Kekuatan Cerita: Bagaimana Narasi Mempengaruhi Komunikasi

Sekarang ini semua terhubung dan penuh dengan informasi, kekuatan cerita menjadi salah satu alat komunikasi yang paling efektif. Cerita tidak hanya sekedar hiburan, mereka memiliki kemampuan untuk mempengaruhi, menginspirasi, dan membangun koneksi emosional antara narator dan audiens.

  1. Mengunggah emosi dan koneksi.

Cerita memiliki kemampuan yang unik untuk mengungkapkan emosi. Di mana ketika seseorang mendengarkan atau membaca sebuah cerita, mereka tidak hanya menerima informasi, tetapi juga kita ikut merasakan apa yang terkandung dalam cerita tersebut. hal ini juga lah yang menciptakan koneksi yang lebih mendalam antara pembicara dan pendengar. Mereka bisa bertukar pikiran dan memberikan feedback yang bisa menenangkan dan mengapresiasi satu sama lain, banyak orang yang suka menceritakan pengalaman keseruan, kesenangan mereka, namun ada juga yang menceritakan pengalaman sedih. Sehingga feedback yang diberikan harus sesuai dengan cerita mereka yang sedang diutarakan.

  • Menigkatkan daya ingat

Kita akan lebih mudah mengingat informasi yang disampaikan melalui cerita yang disampaikan langsung daripada menggunakan data atau fakta yang disajikan. Ketika informasi dikemas dalam benttuk narasi, otak kita akan lebih mampu menyimpan dan mengingatnya. Hal tersebut menjelaskan bahwasannya banyak pembicara publik menggunakan teknik storytelling untuk menyampaikan pesan mereka. Mereka menggunakan cara ini karena lebih banyak diterima oleh masyarakat dan disukai apalagi ketika kita saat menyampaikan cerita tersebut dengan antusias dan seru, semakin menyukai orang yang mendengarkan ceria kita, dengan cara ini juga pesan tersebut akan lebih mudah diingat.

  • Menyampaikan pesan secara efektif

Dengan menggunakan cerita penyampaian pesan dengan pembawa alur yang sederhana dan mudah dipahami akan lebih mudah diingat dan lebih banyak di dengar oleh orang lain. Seperti halnya ketika kita menyampaikan pelajaran yang sulit diingat karena konsep-konsep yang sulit itu bisa membuat kita bosan, tetapi jika kita menggunakan konsep penyampaian yang menarik dan sederhana maka orang lain akan memahami dan menjadi mudah pelajaran tersebut.

  • Membangun identitas merek

Dalam dunia bisnis, storytellin berfunsi sebagai alat untuk membangun identitas brand. Dengan menceritakan sejarah perusahaan atau nilai-nilai yang dijunjung tinggi melalui narasi yang kat. Perusahaan dapat menciptkan citra brandnya di mata konsumen. Hal ini juga bisa membantu membedakan dari kompetitor lain dan menciptakan loyalitas konsumen.

  • Menciptakan interaksi dan keterlibatan

Pada suatu diskusi kita bisa menggunakan narasi untuk meningkatkan interaksi antara pembicara dan audiens sehingga tidak ada rasa canggung atau ketegangan dalam diskusi tersebut. ketika suatu cerita disampaikan dengan baik kepada audiens dengan pembawaan yang menarik akan lebih tersentuh kepada audiens sehingga respon positif terhadap materi yang disampaikan.

Kekuatan cerita dalam komunikasi tidak bisa dipandang sebelah mata. Dari membangun koneksi emosional hingga meningkatkan daya ingat dan efektivitas penyampaian pesan, narasi memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan kita. Dengan memahami dan menerapkan teknik storytelling secara efektif, individu maupun organisasi dapat meningkatkan kemampuan komunikasi mereka secara signifikan.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *