Asal usul berdirinya Feast, Hindia, Lomba Sihir oleh Baskara Putra

Feast, Hindia dan Lomba Sihir merupakan band yang cukup digemari anak-anak muda sekarang karena lirik-liriknya yang mengandung kiasan terhadap suatu fenomena politik, percintaan, dan kehidupan yang cukup terasa maknanya terutama kepada kehidupan generasi melenial dan generasi Z. Sebelum mengenal lebih dalam terhadap masing-masing band, Daniel Baskara Putra yang merupakan vocalis sekaligus pendiri dari masing-masing band, lahir di Jakarta pada 22 Februari 1994 dan memulai karirnya dengan mendirikan Feast secara resmi pada tahun 2014 bersama dengan member lainnya dan ditahun yang sama Baskara beralih penyanyi solo dengan nama Hindia dengan merilis lagu singlenya “No One Will Find Me” dari album kompilasi Bertamu, kemudian dilanjutkan pada tahun 2019 dengan membangun grup band Lomba Sihir.

Feast

Sebuah grup music dengan bergenre rock yang beranggotakan Daniel Baskara Putra, Adnan Satyanugraha Putra, Dicky Renanda Putra, dan Fadli Fikriawan Wibowo yang merupakan sekumpulan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia. Grup band ini menghiasi music tanah air dengan lirik-lirik kritisnya seperti isu-isu politik, literasi, pemerkosaan, terorisme dan kematian pelajar yang dapat kita lihat pada beberapa potongan video clip yang ada. Feast juga kerap menyuarakan tentang Hak Asasi Manusia (HAM) yang merupakan suatu masalah berat terutama di Indonesia yang diantaranya masih belum ada titik terangnya hingga saat ini

Hindia

Merupakan nama panggung solo dari Baskara Putra. Baskara menyebutkan awal mulanya menggunakan nama “Hindia” karena pada saat itu ia masih berada dibangku sekolah saat sedang study tour kemudian Baskara melihat sebuah lukisan karya Raden Saleh yang mana terdapat tulisan “Hindia Belanda” pada karya tersebut. Baskara juga menyebutkan alasannya memakai nama tersebut supaya ingin para pendengarnya melupakan sejarah kelam yang ada di Indonesia pada masa kolonialisme yang sudah tertanam jika mendengar nama “Hindia”.

Pada nama panggung ini Baskara lebih menceritakan tentang persoalan pribadinya dalam hal kehidupan dan hubungan yang mana dapat dikatakan tidak selaras dengan grup band yang ia bangun pertama kali yaitu Feast. Hindia menjadi terkenal setelah berhasilnya lewat lagu “Evaluasi” yang dirilis pada tanggal 22 Maret 2019 dan kemudian disusul dengan lagu “secukupnya” yang dirilis pada 3 Mei 2019, keduanya merupakan lagu Hindia yang ada pada album “Menari dengan bayangan”.

Lomba Sihir

Merupakan sebuah nama yang sudah lama dibuat Baskara sejak masa kuliah yang mana ide tersebut sudah ada tetapi Baskara belum mencoba fokus untuk berada didunia music tanah air. Awal mulanya adalah saat itu Baskara membuat daftar putar musik spotify yaitu “Wawancara Besar Lembaga Lomba Sihir”. Baskara menyebutkan dalam wawancara PramborsFM  “Akhirnya kami menghapus ‘lembaga’ dari ‘lembaga lomba sihir’ dan memutuskan untuk fokus menjalankannya” yang sekarang ini beranggotakan Baskara Putra, Natasha Udu, Tristan Juliano, Rayhan Noor, Enrico Octaviano dan Wisnu Ikhsantama yang secara resmi dibentuk pada tahun 2019 dengan band berlatar belakang pop yang menceritakan tentang kenyataan pahit dan manis sebuah hubungan terutama pada anak muda di Ibu Kota. Lomba Sihir sukses merilis album pertamanya yang berjudul “Selamat datang di ujung dunia” pada tanggal 22 Maret 2021.

Penulis: Afifah Nur Aqmarina

Editor: Salsa Utami


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *