Dalam kehidupan sosial yang saling memiliki kebutuhan satu dengan yang lain, kita tentu memiliki kebutuhan untuk saling mencintai dan dicintai. Love language, tentunya kita sudah tidak asing dengan istilah tersebut. Belakangan terakhir ini, dalam media sosial, khususnya TikTok, love language sedang menjadi perbincangan hangat. Banyak orang yang membagikan opini dan kisah pengalaman mereka mengenai love language.
Love language adalah bagaimana seseorang mengekspresikan rasa cinta maupun kasih sayangnya kepada orang maupun sebaliknya. Love language bukan hanya ditujukan kepada orang yang dicintai saja, namun teman, keluarga, rekan kerja, hewan peliharaan, bahkan kepada diri sendiri pun bisa ditujukan dengan love language.
Terdapat 5 jenis love language, yaitu act of service, words of affirmation, quality time, physical touch, dan receiving gift.
Act of Service
Love language yang pertama adalah act of service. Act of service adalah ungkapan mengekspresikan bahasa cinta kepada orang lain dengan memberikan sebuah tindakan. Tindakan tersebut bisa terjadi secara pamrih, spontan, serta sukarela atas inisiatif dari tindakan diri sendiri.
Contoh dari love language act of service ini adalah seperti membawakan barang sebelum diminta pertolongan, memberikan tumpangan kendaraan saat sedang dibutuhkan, membantu membukakan tutup botol minuman, dan sebagainya.
Words of Affirmation
Love language words of affirmation merupakan bentuk mengeskpresikan bahasa cinta dengan memberikan kalimat pujian kepada orang lain. Seseorang dengan jenis love language words of affirmation, biasanya akan merasa dicintai ketika mendapatkan kata ataupun kalimat berupa pujian, motivasi, dan apresiasi dari orang lain. Begitu juga sebaliknya, apabila sesorang dengan jenis love language ini, biasanya akan merasa senang memberikan kata ataupun kalimat berupa pujian, motivasi, dan apresiasi. pujian, motivasi, dan apesiasi ini dapat diberikan baik secara lisan maupun tulisan.
Contoh dari love languase words of affirmaton ini adalah memberikan pujian atas pakaian yang dikenakan, memberi pujian atas kerja keras seseorang, dan masih banyak lagi.
Quality Time
Love language selanjutnya adalah quality time. Love language quality time menghabiskan waktu bersamadan memberikan perhatian penuh kepada orang lain. Love language quality time mengutamakan kebersamaan dengan tujuan dapat memberikan waktu serta kasih saying dengan sepenuhnya pada momen tersebut.
Contoh dari love language quality time adalah menghabiskan waktu dengan mengobrol bersama, bermain game bersama, dan lain-lain.
Physical Touch
Love language physical touch merupakan bentuk mengekspresika kasih saying dengan berupa sentuhan fisik.
Contoh love language physical touch adalah berpelukan, merangkul, dan bergandeng tangan.
Receiving Gift
Love language yang terakhir adalah receiving gift. Love language receiving gift adalah bentuk mengekspresikan bahasa cinta dan kasih saying dengan memberikan atau menerima hadiah. Biasanya, seseorang dengan love language ini akan merasa diingat, dihargai, dan disayang apabila ia memberi ataupun menerima sebuah hadiah dari seseorang.
Contoh dari love language receiving gift adalah memberi atau menerima makanan maupun minuman yang disuka, memberi atau menerima kado ulang tahun, dan memberi atau menerima hadiah yang sifatnya pribadi.
Sesuai hakikatnya, ketika berinteraksi sosial kita tidak boleh egois memikirkan diri sendiri hingga lupa bahwa orang lain juga mempunyai kebutuhannya sendiri. Kita dapat mengenal love language satu sama lain agar dapat terjalin hubungan komunikasi yang searah sehingga satu sama lain dapat merasakan rasanya mencintai dan dicintai.
Penulis: Asna Ayu Naraya
Editor : Arif Rahmatulhakim

Leave a Reply