Kalo mendengar kata “Festival” Tak asing lagi bagi kalangan anak 90 – 2000an, bisa dibilang Millenial dan Gen z saat ini sangat meminati Culture yang Namanya datang ke tempat Festival, apalagi Festival – festival Musik yang sangat dinantikan di tahun ini. SYNCHRONIZE FEST Namanya, Synchronize Fest merupakan festival musik multi-genre tahunan berskala nasional yang mengundang puluhan ribu audience untuk merayakan keberagaman jenis musik hidup di lima panggung selama tiga hari, tiga malam, menikmati suguhan 100-an pertunjukan terkurasi dan menarik dari artis-artis terfavorit dan terbaik tanah air yang datang dari dekade ’70-an, ’80-an, ’90-an hingga 2000-an. Seluruh genre musik populer bakal ditampilkan di Synchronize Fest.
Mulai dari genre pop, R&B, rock & roll, blues, folk, jazz, punk, heavy metal, hiphop, reggae, ska, atau sub-genre hardcore, metalcore, death metal, grindcore, industrial rock, new wave, indie pop, alternative rock/grunge, bossa nova, komedi bahkan hingga dangdut pun akan ikut ditampilkan di pergelaran ini. Selain menikmati ratusan pertunjukan musik, Synchronize Fest juga akan menyuguhkan berbagai pengalaman terkurasi dan menarik lainnya bagi para audience.
Synchronize Fest 2024, Sejak digagas pertama kali, Synchronize Festival berupaya membangun kesadaran kolektif merayakan musik Indonesia untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Di samping itu, tetap menjaga value menjadi etalase luasnya spektrum musik Indonesia. Pada tahun ini, dengan mengusung tema “Together Bersama,” Synchronize Fest kembali digelar di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, pada 4, 5, 6 Oktober 2024. Seperti yang dikatakan oleh Direktur Synchronize saat ini “David Karto” ia mengatakan “Synchronize Fest tahun ini dengan ‘Together Bersama’ sebagai tema besar menjadi amplifikasi kita semua untuk saling bergandengan tangan dan mendukung ekosistem kreatif di Indonesia, juga masyarakat dunia”.
Semangat “Together Bersama” diwujudkan melalui 160 penampil yang akan mengisi tujuh panggung. Mereka antara lain Bagi Rapot Sambil Karaoke, Killing Me Inside RE:UNION X Pee Wee Gaskins, Bondan Prakoso & Fade2Black, Dewi Perssik feat. Aldi Taher, Guyon Waton, Maliq & D’Essentials, Wali, Superman Is Dead, hingga grup dan musisi pendatang baru yang menjanjikan seperti Asal Bunyi (Texpack, Rrag, Swellow), Bernadya, Dazzle, Funeruuu, Sukatani, Tamat, dan lain-lain.
Selain itu, hadir pula pertunjukan istimewa NIKE ARDILLA LIVE BERSAMA (Bonita, Danilla, Fanny Soegi, Putri Ariani, Tantri “KOTAK”); ROCK OPERA KEN AROK: HARRY ROESLI (ANDY /rif, Arie Kriting, Candil, Dira Sugandi, Fauzan Lubis, Hari Pochang, Indra Lesmana, Isyana Sarasvati, Oslo Ibrahim, Sal Priadi, Soleh Solihun, Sri Hanuraga, Teater Mainmonolog) musik oleh Gerald Situmorang; serta 60 TAHUN ELVY SUKAESIH BERKARYA yang menjadi ajang penghormatan kepada musisi yang lebih dahulu berdedikasi dan melahirkan karya-karya monumental.
Seperti yang kita tahu semenjak Masa Pandemi Covid 19 pada 2020 lalu, Masyarakat sangat rindu akan Festival Musik, apalagi kalangan anak muda sampai yang sudah berumur pun rindu akan menonton Konser. Setelah Masa Pandemi berakhir kini para Promotor dalam Festival Musik sangat berperan penting bagi kelangsungan dan kebertahanan suatu Festival Musik. Apalagi Synchronize Fest tidak hanya mengundang Musisi yang sudah TOP, mereka juga memberi kesempatan bagi para Musisi Pendatang dalam berkarier serta mempertontonkan Karya-karya nya dalam Musik. Semoga Festival Musik di Indonesia selalu diminati oleh seluruh Masyarakat Indonesia
Penulis : Fandi Hakim

Leave a Reply