Di jaman sekarang banyak anak-anak yang kekurangan berat badan normal (Stunting), di karenakan aktivitas yang mereka lakukan setiap harinya, dan pemasukan gizi yang diterima menjadikan sang anak kekurangan berat badan normalnya dan kekurangan gizi untuk tumbuh kembangnya.
Dalam hal ini, Ibu – Ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga atau yang di singkat PKK mengadakan kegiatan seputar tentang bahaya Stunting di posyandu RT 03, RW 01 Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Kegiatan tersebut berlangsung pada sabtu 21 september 2024, kegiatan tersebut terfokus pada edukasi Pemenuhan Gizi mulai dari masa pembuahan hingga anak memasuki usia 2 tahun yang menjadi rata – rata penyebab terjadinya stunting.
Stunting terjadi karna kekurangan gizi kronis dan memiliki dampak jangka panjang dalam pertumbuhan fisik, mental, dan kinerja otak anak, berdasarkan data Kementrian dan Kesehatan Republik Indonesia tahun 2022 sampai 2024 jumlah balita yang terkena stunting di jakarta cukup tinggi, yaitu 14,8 persen.
Oleh karna itu, kegiatan ini di adakan dengan harapan dapat memberikan solusi dan pengetahuan terhadap warga di Petukangan Selatan, terlebih lagi bagi orang tua dan Pengasuh balita. Kegiatan di Posyandu RW 01 pesanggrahan di mulai dari arahan dari kepala posyandu harapannya dengan di adakannya kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dan mengecilkan angka stunting mencapai angka 5 persen di jakarta.
Kegiatan Posyandu
Ibu – Ibu PKK memaparkan materi mengenai pentingnya pemenuhan gizi untuk tumbuh dan kembang anak, kurangnya asupan protein nabati dan hewani dapat menjadi salah satu pemicu stunting, asupan protein yang kurang dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan tulang dan masa otot pada anak.
Bukan hanya memaparkan materi, tetapi Ibu – Ibu PKK juga melakukan pemeriksaan terhadap anak balita dengan usia dari 2 bulan sampai 2 tahun, seperti tinggi badan anak, berat badan anak dan melakukan wawancara ke pada ibu dan pengasuh balita Tercatat ada sekitar 150 bayi yang memiliki berat badan di bawah normal, dan kondisi tersebut menghawatirkan Ibu – Ibu PKK dan para anggota yang lain.
Ibu – Ibu PKK juga memberikan makanan untuk perbaikan gizi kepada anak, seperti bubur kacang hijau dan susu kedelai untuk protein nabati, dan juga telur untuk protein hewani, kegiatan tersebut membuat warga yang datang antusias dan berkomitmen untuk menerapkan pengetahuan yang di dapat.
Beberapa orang tua mengungkapkan bahka kegiatan ini sangat bermanfaat karna mampu memberikan wawasan baru dalam hal merawat anak – anak mereka.
” Saya sangat berterimakasih atas kegiatan yang di lakukan oleh Ibu – Ibu PKK disini, pelajaran yang di berikan tentang stunting sangat jelas dan mudah di pahami, saya juga baru tahu kalau stunting bukan hanya berdampak pada tinggi badan dan berat badan pada anak, tapi juga berdampak pada otak dan kesehatan anak di masa depan. Karna pertemuan ini saya juga jadi tahu caranya membuat makanan yang baik dan benar untuk si anak, baik dari sumber protein nabatinya dan juga sumber protein hewaninya, saya berharap semoga program ini bisa terus lanjut, supaya lebih banyak orang tua lainnya terbantu dan mendapatkan informasi yang sangat bermanfaat seperti kita di sini, ” ucap salah satu ibu yang hadir di posyandu.
Kegiatan ini menjadi salah satu komitmen dari Ibu – Ibu PKK untuk meningkatkan kesehatan dan meminimalisir jumlah angka stunting di Jakarta, salah satunya di RT 03 , RW 01 ini.

Leave a Reply