Faktor yang menyebabkan Misscommunication dan cara mengatasinya

Di berbagai macam situasi, termasuk pada hubungan pribadi, tempat kerja,lingkungan sekitar dan lain sebaginya, Misscommunication atau kesalahpahaman dalam komunikasi sangat sering terjadi. Entah dari nada ketika berbicara, mimik wajah, salah mengerti isi pesan orang lain dan lain-lain. Hal ini akan menyebabkan adanya kekeliruan dan kesalahpahaman ketika berkomunikasi. Untuk meningkatkan keberhasilan dalam komunikasi, penting sekali  untuk memahami faktor-faktor terjadinya Misscommunication. Faktor yang diuraikan ini sudah sering terjadi didalam kehidupan sehari-hari, berikut penyebabnya. 

  1. Hal yang pertama dan sangat sering terjadi itu ketika pesan yang disampaikan tidak jelas atau sulit dimengerti. Ketika ada seseorang menyampaikan informasi dengan bahasa yang sulit dipahami, orang yang menerima informasi tersebut akan memiliki pendapat yang berbeda dari apa yang dimaksudkan. 
  2. Berbagai macam bahasa dapat menyebabkan salah pengertian, seperti adanya ungkapan tertentu lalu tidak dipahami dengan cara yang sama oleh komunikan atau komunikator biasanya terjadi ketika seseorang menggunakan bahasa daerah contohnya seperti kata Gedang, bahasa Jawa Pisang adalah Gedang sementara di bahasa Sunda itu Gedang berarti Pepaya, memiliki kesamaan kata namun berbeda arti.
  3. Lingkungan sekitar biasanya menjadi faktor dari Misscommunication  seperti ada suara kendaraan berlalu Lalang, teriakan anak-anak yang sedang bermain dan lain sebagainya. Biasanya kebisingan yang terjadi ini mempersulit proses untuk berkomunikasi dan dapat mengebabkan komunikan kurang memahami informasi yang disampaikan 
  4. Adanya prasangka buruk terhadap lawan bicara, biasanya apabila orang sudah persepsi negatif terhadap orang lain akan mempengaruhi fikiran cara seseorang menerima pesan atau informasi tersebut seperti menolak untuk memahami apa yang disampaikan oleh lawan bicaranya.
  5. Ketidakmampuan untuk memahami apa yang dirasakan dan pikirkan oleh komunikan juga dapat mengganggu komunikasi. Seperti komunikator yang tidak memiliki empati mungkin tidak menyadari bagaimana pesan mereka diterima oleh komunikan, biasanya jika hal ini terjadi aka nada keributan atau perdebatan..

Apakah bisa menghindari agar tidak terjadi Misscommunication? Ya, tentu saja bisa. Berikut caranya!

Jadilah pendengar yang baik dan tidak memainkan handphone saat orang lain berbicara karena jika kita tidak melakukan hal tersebut proses komunikasi akan berhasil, tidak dapat dipungkiri ketika luangkan waktu untuk mendengarkannya karena mendengar dan menatap wajah komunikator merupakan bagian dari etika yang jarang orang sadari. Jangan pernah ragu untuk menanyakan apa yang tidak difahami atau tidak terdengar, gunakanlah bahasa Indonesia yang baik dan benar atau gunakan bahasa yang sederhana karena sering terjadi ketika berkomunikasi menggunakan bahasa daerah komunikator dan komunikan akan salah faham arti pada kata yang sama, selain itu harus membiasakan diri untuk memahami dan memiliki empati pada kondisi komunikan sebelum mengajak untuk berdiskusi karena jika komunikan suasana hatinya sedang tidak enak akan tercipta komunikasi yang gagal.Dengan dilakukannya hal-hal tersebut akan mengurangi terjadinya Misscommunication individu maupun kelompok yang biasanya terjadi saat berinteraksi didalam kehidupan sehari-hari entah didalam keluarga, pertemanan, lingkungan pekerjaan dan lain-lain.

Penulis: Ulma Nurcahyani
Editor: Fira Alraen


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *