Tangerang Selatan, 5 Juni 2024 – Dewan Kerja Cabang (DKC) Kota Tangerang Selatan Resmi berkolaborasi dengan Prodi Kriminologi Universitas Budi Luhur untuk meluncurkan program ‘Safe from Harm‘. Program ini akan berlangsung di 12 sekolah di Kota Tangerang Selatan. Dalam pelaksanaannya, program ini tidak hanya melibatkan sekolah, tetapi juga partisipasi aktif dari masyarakat sekitar untuk mendukung terciptanya lingkungan yang bebas dari kekerasan.
Tujuan utama program ini adalah untuk mencegah kekerasan dan pelecehan seksual dalam lingkungan pendidikan. Dengan demikian, program ini tidak hanya berfokus pada penindakan kasus yang sudah terjadi, tetapi juga pada upaya pencegahan sejak dini melalui edukasi dan kesadaran. Selain itu, Dewan Kerja Cabang (DKC) Kota Tangerang Selatan menekankan pentingnya menangani masalah ini. Diharapkan setiap elemen sekolah, mulai dari guru, siswa, hingga orang tua, ikut serta dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah. Hal ini bertujuan agar siswa dapat belajar dalam lingkungan yang aman dan nyaman. Keberhasilan program ini nantinya juga akan dijadikan model untuk diterapkan di sekolah-sekolah lain di luar Tangerang Selatan.
Pentingnya Program ‘Safe from Harm’
Kasus kekerasan dan pelecehan seksual merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian dan tindakan nyata. Tidak hanya dampaknya terhadap korban yang sangat besar, tetapi masalah ini juga bisa menghancurkan masa depan generasi muda. Program ‘Safe from Harm’ tidak hanya fokus pada penindakan terhadap pelaku, tetapi juga berupaya membantu korban pulih dari trauma. Dengan dukungan dari berbagai pihak, program ini memberikan pendekatan komprehensif untuk menciptakan perubahan yang lebih luas di lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, program ini dirancang untuk memastikan bahwa semua anggota Gerakan Pramuka dan sekolah bertanggung jawab dalam melindungi anak-anak serta remaja. Ini tidak hanya tentang pengawasan ketat, tetapi juga upaya preventif melalui pendidikan dan sosialisasi kepada siswa dan staf. Dengan langkah ini, kami berharap dapat menciptakan rasa aman baik di dalam maupun di luar sekolah. Keberhasilan program ini juga diharapkan dapat menjadi contoh untuk diterapkan di kota-kota lain.
Lokasi Pelaksanaan Program
Program ini akan diadakan di 12 sekolah di Kota Tangerang Selatan, yaitu:
- SMA Negeri 5 Tangerang Selatan
- SMA Negeri 8 Tangerang Selatan
- SMKN 7 Tangerang Selatan
- SMA Triguna
- SMA Negeri 11 Tangerang Selatan
- SMK Waskito
- SMK 2 Tangerang Selatan
- SMKN 6 Tangerang Selatan
- SMKN 1 Tangerang Selatan
- SMA Negeri 4 Tangerang Selatan
- SMKN 3 Tangerang Selatan
- DKR Pamulang
Melalui program ini, diharapkan pelajar dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga keamanan di lingkungan sekolah.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Dr. Yusran, S.I.P, M.Si., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Studi Global Universitas Budi Luhur, sangat mendukung program ini. Ia menyatakan bahwa kolaborasi ini penting untuk menciptakan lingkungan yang aman. “Kriminologi Universitas Budi Luhur siap berkolaborasi dengan Dewan Kerja Cabang (DKC) Kota Tangerang Selatan dalam kegiatan Safe from Harm ini,” ujarnya.
Lucky Nurhadiyanto, M.Si., Kepala Program Studi Kriminologi Universitas Budi Luhur, menambahkan bahwa program ini simbol komitmen dalam pencegahan pelecehan seksual. “Kolaborasi ini adalah langkah awal untuk membentuk Satgas Kasus Pelecehan Seksual di lingkungan pendidikan Gerakan Pramuka,” jelasnya.
Hajar Nabilah Ar Rasyidah, Ketua Terpilih Dewan Kerja Cabang Kota Tangerang Selatan Periode 2024-2029, juga memberikan dukungan. Ia mengatakan, “Kami berkomitmen untuk memimpin pembentukan Satgas baru sebagai pelopor di tingkat Kota Tangerang Selatan.”
Rencana Perluasan Program
Setelah menyelesaikan program di 12 sekolah, Dewan Kerja Cabang Kota Tangerang Selatan bersama Universitas Budi Luhur berencana memperluas program ini ke sekolah-sekolah lain. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari kekerasan serta pelecehan seksual di seluruh Tangerang Selatan.
Peluncuran program ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan sekolah yang aman dan nyaman. Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam melindungi anak-anak dan remaja di setiap sekolah di Kota Tangerang Selatan.

Leave a Reply