Badan Karantina Indonesia Gelar Sayembara Desain Logo, tapi Pemenangnya ‘Orang Dalam’

Sayembara yang diselenggarakan adalah Logo, Mars dan Hymne serta Pakaian Dinas yang sifatnya  terbuka untuk umum, baik internal maupun eksternal. Perlu diketahui, Barantin adalah lembaga  pemerintah non kementerian yang dibentuk berdasarkan Perpres Nomor 45 Tahun 2023 tentang  Badan Karantina Indonesia. 

Lembaga ini merupakan integrasi dari tiga entitas yang melaksanakan fungsi perlindungan sumber  daya alam hayati atau perkarantinaan di Kementerian Pertanian, Kementerian Perikanan dan Kelautan,  serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Di akun X resmi mereka, telah diumumkan bahwa pemenangnya adalah Andi Yusmanto. Menurut  penelusuran, Andi adalah pejabat di Balai Balai Besar Karantina Soekarno-Hatta. Warga X pun merasa  aneh. Banyak yang mempertanyakan keputusan tersebut.  

Plt Sekretaris Utama Barantin Wisnu Haryana memberikan penjelasan terkait pemenang sayembara  logo yang diselenggarakan pihaknya pada September 2023 lalu. Selain penjurian yang bersifat teknis,  pihaknya juga telah melakukan ‘voting’ secara internal. Namun, dari hasil telaahan masih terdapat  koreksi teknis sehingga diperlukan satu tahapan seleksi lagi. 

Dikutip dari Kompas.com “Logo yang terpilih akhirnya dapat kami putuskan. Walaupun pemenangnya  dari internal, tetapi seleksi telah dilakukan secara ‘fair’ dan sesuai mekanisme,“ jelas Wisnu dalam  keterangannya, dikutip Senin (9/10). 

Per Senin (9/10/2023) malam WIB, cuitan pengumuman pemenang sayembara logo tersebut viral dan  telah dilihat sebanyak 2,9 juta kali, 1.700-an repost, dan mendapat sekitar 1.100-an reply. Plt  Sekretaris Utama Badan Karantina Indonesia Wisnu Haryana buka suara terkait polemik pengumuman  pemenang sayembara desain logo yang disebut-sebut dimenangkan oleh ‘orang dalam’ itu. 

Adapun aspek penilaian tersebut antara lain; merepresentasikan Badan Karantina Indonesia, praktis  dan sederhana dalam bentuk, dapat menyampaikan pesan sesuai yang dimaksud, serta logo juga  harus dapat dicetak dalam berbagai ukuran. 

“Kami sangat mengapresiasi atas antusiasme terhadap lomba yang diselenggarakan. Sebanyak 439  karya yang masuk dan semuanya bagus-bagus,” kata Wisnu, Senin (9/10/2023) dikutip dari laporan  Kompas.com. 

Berdasarkan wawancara diatas alangkah baiknya sayembara tersebut ada ketentuannya semisal  peserta tidak boleh dari instansi atau kerabat keluarga dari pegawai instansi. Apabila tidak ada  transparansi kepada publik maka akan membuat kredibilitas instansi pemerintah dimata masyarkat  akan menurun. 

Sayembara yang dimaksudkan untuk menjaring masukan dari masyarakat termasuk internal untuk  turut partisipasi menyambut terbentuknya Barantin. Secara prinsip penilaian yang dilakukan adalah  dapat merepresentasikan Badan Karantina Indonesia, praktis dan sederhana dalam bentuk, dan dapat  menyampaikan pesan sesuai yang dimaksud. 

Mengutip filosofi yang disampaikan pemenang, salah satunya adalah pada setiap komoditas pertanian  dan perikanan yang masuk ke pasar global akan diberi stiker Barantin sebagai persyaratan kesehatan  dan keamanan. 

Penulis: Muhammad Risyad Maulana

Editor : Muhammad Ryamiraz Adam 


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *