Apakah anda pernah memiliki pasangan yang selalu membuat diri anda merasa bersalah, meskipun anda tidak bersalah?, Jika iya maka dapat disimpulkan bahwa anda terkena gaslighting. Apa itu gaslighting?, gaslighting merupakan suatu kegiatan manipulatif yang membuat korban merasa ragu dan membuat mereka bertanya terhadap pikirannya sendiri, tujuan kegiatan ini untuk membuat korban merasa bersalah.
Agar anda mengetahui definisi gaslighting Berikut definisi gaslighting menurut para ahli:
Dr. Robin Stern adalah penulis buku “The Gaslight Effect” dan ia mendefinisikan gaslighting sebagai taktik manipulatif yang digunakan untuk menggoyahkan keyakinan korban dan meragukan pemahaman mereka tentang kenyataan.
Dr. Martha Stout, dalam bukunya “The Sociopath Next Door,” mengidentifikasi gaslighting sebagai salah satu taktik yang sering digunakan oleh psikopat sosial untuk mengacaukan pikiran dan perasaan orang lain.
Dr. Stephanie Sarkis, seorang ahli dalam bidang ADHD dan gangguan terkait impulsif, menjelaskan gaslighting sebagai bentuk manipulasi emosional yang bertujuan untuk mengendalikan individu dan menciptakan keraguan dalam pikiran mereka.
Agar anda tidak terkena gaslighting maka anda harus tau mengenai jenis gaslighting, dan contoh kalimat yang sering digunakan untuk gaslighting dalam suatu hubungan.
1. Trivializing, trivializing adalah mengatakan reaksi target terlalu hiperbola atau over reaction. Contoh kalimat : kamu berlebihan aku kan cuma …..
2. Diverting, diverting adalah merubah alur pembicaraan.
Contoh kalimat : yaudah, besok jadi nonton film …?
3. Forgetting, forgetting adalah bersandiwara melupakan suatu peristiwa agar target mempertanyakan Kembali ingatannya.
Contoh kalimat : hah, aku gak inget pernah ngelakuin itu, emang beneran?
4. Withholding, withholding adalah tidak mendengarkan dan bersandiwara seolah tidak mengerti.
Contoh kalimat : kamu ngobrolin hal apa aku gak paham.
5. Countering, countering adalah membantah suatu kejadian dan mempertanyakan kebenarannya terhadap target.
Contoh kalimat : aku gak ngelakuin itu, kamu tau aku kan?, gak mungkin aku kaya gitu.
Jika anda mendapatkan pasangan yang suka melakukan gaslighting maka berikut cara menghadapinya :
1. Hindari perdebatan tentang kesalahan yang telah dilakukan pelaku.
2. Prioritaskan Kesehatan mental anda.
3. Hindari pengorbanan berlebihan untuk pasangan.
4. Anda tidak perlu tanggung jawab terhadap kesalahan pelaku.
Jika anda tetap menjalin hubungan dengan orang yang suka gaslighting maka kesehatan mental anda akan terganggu, dampak – dampak ini meliputi :
Keraguan diri: Gaslighting seringkali membuat korban meragukan diri mereka sendiri. Mereka mungkin mulai merasa tidak mampu membuat keputusan yang tepat atau meragukan kemampuan mereka untuk memahami situasi.
Kecemasan dan depresi: Kecemasan dan depresi seringkali muncul sebagai hasil dari gaslighting. Ketidakpastian dan stres konstan yang disebabkan oleh usaha untuk memahami apa yang benar dan salah dapat menyebabkan gangguan mental.
Isolasi sosial: Gaslighting sering disertai dengan upaya untuk mengisolasi korban dari keluarga dan teman-teman. Ini dapat memperburuk masalah kesehatan mental karena kurangnya dukungan sosial.
Tidak percaya terhadap orang lain: Korban gaslighting mungkin mulai meragukan niat orang lain, bahkan orang-orang yang mereka percayai. Mereka mungkin menjadi paranoid dan sulit untuk membangun hubungan yang sehat.
Gangguan identitas: Gaslighting dapat mengganggu perkembangan identitas seseorang. Korban mungkin kehilangan pemahaman tentang siapa mereka sebenarnya dan apa yang mereka inginkan dalam hidup.
Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD): Dalam kasus gaslighting yang ekstrem atau berkelanjutan, individu bisa mengalami PTSD sebagai akibat dari stres kronis dan penipuan emosional yang mereka alami.
Ketergantungan pada pelaku gaslighting: Beberapa korban bisa terjebak dalam hubungan dengan pelaku gaslighting karena merasa ketergantungan emosional atau finansial pada mereka.
Setelah anda mengetahui definisi gaslighting, jenis gaslighting, cara melawan gaslighting serta dampak gaslighting terhadap mental. Jika pasangan anda adalah orang yang suka melakukan gaslighting maka segera putuskan hubungan itu, prioritaskan mental anda, anda berhak bahagia.
Penulis: Maola Avisena Aghisof
Editor : salsa putri azzahro

Leave a Reply