Tantrum Terus : “Jangan Ya Dek Ya

Sumber : freepik.com

Pernah enggak sih kamu merasa marah, kecewa, sedih padahal dan meledak-ledak, padahal hanya karena hal kecil? Wajar sih kalo kita merasakan itu semua, kan manusia memang memiliki emosi. Tapi, kadang ada saja hari dimana emosi kita terasa berantakan, seharian jadi badmood abis deh. Padahal Rasulullah berpesan agar kita jangan marah, memang iya gak boleh marah?

Ternyata, maksud dari hadits itu bukanlah kita tidak boleh marah sama sekali, melainkan bagaimana agar kita mengendalikan marah kita dengan cara yang baik. Tidak hanya emosi marah, tapi juga beragam emosi negatif yang kita rasakan, dan Islam punya petunjuknya loh!

Coba ingat-ingat, terakhir kali kamu merasa sangat marah, hal apa yang kamu lakukan? Dalam Islam, ketika kita sedang merasakan kemarahan, Rasulullah menganjurkan untuk duduk atau berwudu agar emosi kita lebih terkendali. Ibaratkan api, kalau disiram air jadi padam, kan? Rasulullah pernah berkata seperti ini : “Orang yang kuat bukanlah orang yang pandai berkelahi, melainkan orang yang bisa mengendalikan dirinya ketika marah”

Ada beberapa cara lain untuk mengalirkan emosi marah dalam islam menurut hadits Rasulullah SAW : 

  1. Membaca Taawudz

Bisikan amarah yang mendorong untuk meledak-ledak itu datanganya dari syaitan, jadi ada baiknya kita memohon perlindungan pada Allah agar terlindung dari godaaan syaitan yang terkutuk dengan mengucap ta’awudz.

  1. Diam 

Siapa yang hobinya Silent Treatment kalo lagi marah? Jangan ya dek ya, diam yang rasulullah maksud dalam hadits beliau dapat diartikan dengan komunikasi terlebih dahulu sama orang yang menyebabkan kita marah atau kecewa. Kamu ungkapkan perasaanmu dulu, lalu katakan jika kamu butuh waktu untuk meredakan marahmu. Dengan berdiam diri ketika merasakan marah, kita bisa mencegah kata-kata atau perbuatan buruk dari dorongan emosi amarah tersebut.

  1. Berganti Posisi 

Seperti yang sudah dikatakan diatas, Rasulullah menganjurkan untuk duduk ketika posisi marah kita sedang berdiri. Lalu, apabila masih merasakan marah, gantilah posisi duduk dengan berbaring. Jika masih marah, maka ambillah wudhu dan berzikir untuk meredakan marah tersebut.

Enggak hanya emosi kita lebih tenang ketika amarah terkendali, tapi Allah juga menjanjikan surga-Nya yang Indah bagi hamba-hamba-Nya yang bisa mengendalikan amarahnya. So, mulai sekarang, yuk kita kendalikan amarah kita dengan baik!

Penulis: Rahma Nurul Izza

Editor: Muhammad Sayyid Rachman


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *