Twitter merupakan salah satu media sosial terpopuler saat ini, di samping Instagram, Tiktok, serta Facebook. Situs tersebut lebih berfokus pada teks dan keberadaannya sempat surut beberapa tahun lalu. Lalu apa itu AU? beberapa istilah populer di dunia maya dan sosial media terus bermunculan setiap hari, seperti salah satunya adalah istilah AU yang populer di Twitter. Au sendiri menurut Urban Dictionary adalah singkatan dari Alternate Universe atau alternative semesta lain yang digunakan dalam forum fan fiction.
Mengutip Wikipedia, fanfiction merupakan sebuah karya fiksi penggemar yang bercerita tentang para tokoh nyata (aktor/aktris, penyanyi, idol, dan karakter terkenal lainnya) maupun tokoh fiksi (diambil dari cerita pendek, novel, film). Latar yang digunakan bisa diambil dari dunia nyata (RL—Real Life) maupun tidak nyata alias dibuat sendiri oleh penggemar, di luar dari latar karya asli (AU—Alternate Universe). Dilihat dari hal tersebut, AU dapat dikatakan adalah karya fiksi yang ditulis dalam bentuk thread atau utas twitter.
Dari pantauan Netray, tweet AU mulai menarik perhatian warganet pada 2020 dan semakin populer hingga saat ini. Bahkan, hampir setiap harinya tweet AU menghiasi timeline Twitter yang disumbang oleh ribuan netizen kreatif. Meningkatnya minat pembaca juga dipengaruhi oleh meningkatnya penggemar K-POP pada tahun 2020 hingga saat ini. AU juga disukai karena ditulis dalam bentuk thread yang berisi teks atau kumpulan gambar ( berupa screen shoot rom chat ). Diawali dengan judul au, nama penulis kemudian disclaimer terkait karya tersebut. Pengenalan tokoh dan karakter biasanya dilengkapi dengan foto idol sebagai referensi penggambaran visual tokoh. Menariknya, mereka kebanyakan menggunakan nama tokoh dalam bahasa Indonesia. Idol hanya dipinjam untuk visualisasi tokoh saja. Selain itu, kini sebagian besar alur cerita dibangun melalui percakapan antar tokoh di aplikasi chat ataupun aktivitas di media sosial (dalam bentuk screenshoot).
Penggunaan banyak media seperti gambar atau screen shot room chat ini lebih ringan dinikmati karena terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari kita. AU dibuat seperti itu karena menyesuaikan dengan keadaan saat ini dimana orang orang dominan menggunakan smartphone atau media lainnya, dan penggunaan sosial media untuk berkomunikasi dengan orang lain sejalan dengan tren fiksi ini. Meningkatnya pembaca au ini juga membuat beberapa penulis memilih melanjutkan cerita yang lebih detail dalam bentuk novel. Adapun yang tidak karena tidak semua AU memiliki alur yang Panjang. Ada yang hanya beberapa thread yang tujuannya hanya untuk sekali baca saja. Biasanya Panjang pendeknya alur pada AU dipengaruhi dengan genre cerita yang dibuat oleh penulis itu sendiri. Banyak jenis genre yang digunakan penulis untuk membuat lebuh menarik dari mulai yang bahagia hingga paling sedih.
Genre angst adalah sebutan untuk salah satu genre cerita fiksi yang digunakan dalam fanfiction untuk plot cerita yang super sedih dan mengandung alur yang membuat depresi. Tentu saja karakter utama dalam ceritanya dibuat menderita karena cinta yang tidak berbalas atau konflik lainnya. Genre ini juga sering kali memasukkan unsur character death atau salah satu karakter dibuat mati untuk membuat plot lebih kompleks. genre angst tidak melulu berakhir dengan plot yang super menyedihkan. Ada juga cerita-cerita dengan genre ini yang berakhir bahagia. Beberapa orang memang sengaja menghindari genre angst karena tidak kuat karakter favorit atau couple favoritnya (OTP) disakiti, maka dari itu penting bagi kita sebagai fangirl atau fanboy teliti dalam melihat tag genre dalam sebuah karya fanfiction. Sekian penjelasan singkat tentang AU, semoga membantu untuk kamu yang baru memulai baca AU di aplikasi Twitter ya. Nah untuk penggemar setia AU, kamu sudah baca cerita apa saja ni? Jangan lupa siapkan cemilan ya saat baca AU dan siapkan kesabaran yang super luas ya readers.

Leave a Reply